Hari keempat magang di Motion Beast, hari itu adalah hari Senin, karena lokasinya yang cukup jauh di Dago, lokasinya jauh dan punya resiko macet, terutamanya jalan menuju ke lokasinya saat hari Senin, dimana biasanya dianggap sebagai hari tersibuk dan termacet. Berbeda dengan situasi tersebut, kali ini perjalanan sampai ke kantor Motion Beastnya sendiri tidak terlalu macet meski saya naik mobil, kurang lebih dari lokasi rumah hanya mencapai 22 menit, dengan perjalanan yang lancar dan tidak macet, saya berhasil sampai di lokasi pada jam 09:45. Sampai di kantor, ternyata listriknya mati lampu karena token listrik yang belum dibayar lagi, total selama 30 menit saya hanya bisa menunggu listriknya nyala kembali, dalam momen itu juga yang datang sudah cukup banyak, tetapi kegiatannya terhenti karena matinya listrik, kebanyakan alat yang digunakan di tempat itu adalah komputer dan peralatan elektronik lainnya, hampir semua kegiatan berbasis peralatan elektronik. Listriknya akhinya nyala, saat itu anggota tim multimedia lainnya datang pas seketika lstrik nyala, saat itu saya langsung memulai kegiatan dengan mengecek kelengkapan aset gambar untuk wayang motekar.
Sebenarnya ketuntasan tugas untuk wayang motekar masih saya perdebatkan, apakah sudah tuntas atau belumnya hanya bisa dijawab oleh kak Pewul, yang kini sedang memegang tanggungjawab terkait proyeknya, selama itu saya mencoba menanyakan terkait proyek wayang motekar ke anggota Motion Beast lainnya, sayangnya tidak ada yang tahu, hanya bisa menjawab “oh kalau itu tunggu Pewulnya datang, buat debriefingin”, karena kondisinya seperti ini saya hanya bisa menunggu dari jam 10:00 sampai jam 1 siang, tetapi dalam waktu luang itu saya mencoba mengecek kembali dan memastikan kualitas gambar aset wayang motekar secara berulang-ulang.
Kondisi ini adalah momen dimana saya tidak bisa berbuat apa-apa, yang paling diuji adalah kesabaran saya. Tepat jam 1 siang saat makan siang, Kak Pewul akhirnya datang untuk “briefing”, setelah sesi itu, ternyata proyek wayang motekar sempat terjadi miskom dengan klien, maka saya dipindah untuk mengejakan proyek lainnya, yaitu untuk “video mapping” cerita nabi Musa, dalam proyek ini saya bekerjasama dengan Iksal yang kini dengan memegang tugas ini, demikian saya diminta untuk mengerjakan tugas ilustrasi bersama Iksal, dalam rangka untuk mempercepat ketuntasan proyek tersebut, saya diberikan tugas untuk menggambar adegan dari ceritanya yang belum dikerjakan oleh kak Iksal. Dari jam 13:30 sampai jam 16:30 saya memaksimalkan diri saya untuk mengerjakan tugas itu dengan sepenuh tenaga.