AES27 Progress Proyek Mandiri Komik Digital Sci-fi Pt.1
SamBin
Thursday September 2 2021, 3:23 PM

Dari 2 minggu lalu, sejak tuntasnya presentasi Proyek Mandiri komik Digital Sci-fi, saya diperbolehkan secara “official” untuk memulai proses pembuatan proyek mandiri, semua urutan kegiatan sudah dibuat di “timeline” proposal proyek, semua urutan kegiatan sudah tertulis di logframe proyek, hari pertama memulai proyek realitanya berbeda. Hari pertama saya memulai proyek mandiri, di awali dengan melakukan beberapa tahap mentoring dengan mentor proyek Kak Sweta, di awalnya saya berencana untuk mengontaknya dan mengadakan sebuah sesi pembelajaran komik menggunakan “Google Meet”, untungnya mentor saya berhasil dihubungi, dengan beberapa respon untuk pertanyaan saya, seperti menanyakan jadwal untuk sesi “Gmeet” mentoring, saya berusaha untuk mengontaknya di beberapa akun sosial medianya, “Facebook, Instagram, Email dan di Google Direct message”, saya menunggu beberapa respon dari mentor, sayangnya mentor tidak bisa dihubungi di “Facebook”, beralih ke Instagram, saya mendapatkan respon, sayangnya respon sangat lambat, lambat 5 hari, berbeda dengan email, respon di email lebih aktif dan cepat, dibandingkan akun media sosial lainnya.

Di dalam jawaban email mentor, sangat menyayangkan dan memuaskan, mentor mengatakan ia tidak bisa melakukan Gmeet untuk mentoring belajar teori komik, alasannya sendiri sudah jelas, mentor yang saya pilih adalah seorang komikus professional, mempunyai karier dalam membuat komik, dan mengurus berbagai pekerjaan seperti mengurus komunitas yang ia miliki “Padepokan Ragakusuma”. Respon kedua, jawaban ini cukup memuaskan bagi saya, ternyata komunitas yang ia miliki mempunyai sebuah akun “Youtube”, Kak Sweta aktif di akun tersebut, membuat konten yang berisi panduan untuk membuat dan mengenali komik. Demikian dari panduan tersebut, saya menonton videonya satu persatu, karena terdapat total 27 video panduan dalam membuat komik, dengan durasi per video, 30 menit, demikian pada hari itu saya menonton total 2 video terlebih dahulu, video pertama bernama “SENJATA UNTUK MEMBUAT KOMIK | Eps.01 - Buka Kitab”, menceritakan tentang bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat komik, kebanyakan isinya menjelaskan kenapa media menggambar tradisional harus dijadikan prioritas dalam menggambar komik, video kedua berjudul “CARI REFERENSI BUAT NGOMIK | Eps.02 - Buka Kitab”, video ini menjelaskan terkait berbagai jenis refernsi yang dapat digunakan untuk melatih keahlian dalam menggambar komik, ditambah beberapa fakta terkait “artstyle”.

Pada minggu sebelumnya saya sebenarnya hanya menghabiskan waktu untuk latihan menggambar digital terlebih dahulu, di awalnya saya kurang mengikuti urutan pengerjaan proyek, demikian saya tersesat dalam urutan kegiatan, dan berakhir dengan “mengskip”, sesi belajar, dengan latihan menggambar digital, untungnya sesi ini tidak sia-sia. Dalam beberapa hari, tepatnya 4 hari, saya berusaha latihan menggambar digital dan tradisional, mencoba menggambar beberapa karakter hewan anthropomorfik dan beberapa manusia, untuk yang hewan saya coba gambar secara digital, sisanya untuk gambar orang dilakukan secara tradisional. Secara kesimpulan untuk prosesnya sendiri tidak memakan begitu banyak waktu, dan biasanya tuntas dengan cepat, untungnya hasilnya efektif dan maksimal. 

 

Setelah saya menyadari dan melihat garis waktu proyek, saya mulai menonton beberapa video latihan, video ketiga berjudul, “HATI-HATI MENJIPLAK KOMIK ORANG | Eps.03 - Buka Kitab”, video ini menceritakan lebih ke unsur “copyright”, kebanyakan menjelaskan betapa pentingnya hak cipta jika mempublikasikan komik ke media umum atau sosial, dan secara sisi professionalnya, sisanya berisi “tips & tricks”, untuk mengatasai masalah “copyright”.Selanjutnya menonton video keempat, berjudul TEMUKAN STYLE KOMIKMU SENDIRI | Eps.04 - Buka Kitab”, berisi tentang kunci dan proses perjalanan dalam menemukan “artstyle” gambar cirikhas diri sendiri, penjelasannya seperti tahap apa saja yang akan di alami, seperti komik/gambar/kartun, yang pertama disukai akan menjadi panutan pertama dalam menggambar, demikian “artstylenya” akan mirip, karena prosesnya berdasarkan mengikuti yang “kalian anggap bagus”, nantinya akan menemukan “artstyle” berbeda, kemudian dipelajari lagi, sehingga semua “artstyle” yang dikenali akan bergabung menjadi sebuah gaya khas yang bisa dianggap milik diri sendiri.

Lanjut lagi, untuk video kelima, “SEGERA KARYAKAN IDE KOMIKMU! | Eps.05 - Buka Kitab”, video ini lebih menceritakan bahwa sebuah ide komik tidak bisa hanya disimpan di pikiran saja, karena kemungkinan akan orang lain mengkomikan ide tersebut, sehingga dianjurkan untuk mematenkan idenya dengan sebuah bukti fisik yang bisa dilihat dan diingat orang-orang. Video keenam, berjudul, “KENALI KOMPONEN KOMIK | Eps.06 - Buka Kitab”, video ini menjelaskan isi dan unsur dasar yang akan ada di sebuah komik, dari bagian cover, dan halaman, yang dijelaskan masih yang secara visual, dari keenam video ini, sebenarnya masih terdapat 21 video yang belum saya tonton, setiap enam video ditonton, akan saya dirangkum, berdasarkan memori dan ingatan saya, jika ada poin yang kurang, kemungkinan akan “direvisit”.

Untuk beberapa minggu ini secara kesimpulan proses pengerjaan proyeknya kurang efektif, alasannya sendiri karena saya lupa dan terlalu banyak memikirkan output final proyek komik ini dan terlalu terintimidasi oleh referensi karya digital dan komik orang lain, hingga merusak motivasi saya, demikian membuat “takut” dan tidak percaya diri dengan pengerjaan proyek ini. Solusi ke depannya kemungkinan akan lebih menjauhkan diri dari distraksi seperti kegiatan selain latihan menggambar atau berkaitan dengan proyek, menetapkan jadwal pengerjaan proyek, ditambah dengan mengaktifkan notifikasi, yang terakhir untuk mencari bantuan secara mental, dan mengingatkan diri bahwa proyek ini adalah sebuah “passion project”.

Untuk progress proyek mandiri bisa diakses melalui link dibawah ini:

Progress pengerjaan Proyek mandiri (Lisan)

Progress Latihan Gambar Digital dan Konvensional

You May Also Like