Jeruk Kingkit adalah pohon kecil yang berbentuk perdu dengan ketinggian 3 meter. Daunnya majemuk berjari tiga dan berwarna hijau tua agak mengkilap. Bunganya berwarna putih dengan 3 buah mahkota (bunga) dan buahnya berwarna merah (kalau sudah matang). Aku memiliki pohon ini dirumah, awal menanam pohon ini bunga dan buah belum tumbuh. Ternyata tidak tumbuh karena ulat dan kutu tanaman, ulat yang memakan daun tersebut adalah ulat yang jarang aku lihat dimana-mana, yaitu ulat Papilio memnon. Ulat ini akan menjadi kupu-kupu yang berukuran lumayan besar, biasanya kupu-kupunya berwarna hitam atau cokelat gelap, ada juga corak berwarna merah dan putih. Ulat ini lebih sering muncul umumnya di kawasan Asia Tenggara. Selain menyukai pohon jeruk, ulat ini menyukai juga pohon Srikaya yang masih muda (Alias belum tua). Beberapa tanaman jeruk adalah makanannya, seperti jeruk bali, jeruk purut, jeruk nipis, jeruk lemon dan lain-lain. Jika ada ancaman, ia akan mengeluarkan tanduk lunak berwarna merah dari kepalanya dan akan mengeluarkan bau.
Kalau ulatnya akan menjadi kepompong, biasanya di bagian bawahnya akan muncul serabut-serabut (mungkin) putih. Awalnya kepompongnya berwarna hijau seperti daun, namun lama-lama warnanya menjadi coklat (Tanda-tanda kupu-kupu akan keluar). Untuk waktu ia didalam kepompong aku kurang tau, karena setiap aku ke halaman rumah kepompongnya sudah ada lubang kecil.
Sedikit cerita :
(Saat aku menulis blog ini, awalnya sebenarnya aku ceritanya ga seperti ini. Aku nulisnya di laptop, aku pastinya buka tab di Google Chrome. Aku ga sadar, ternyata tab-nya ketutup dong. Pas aku buka lagi....., harus ngulang dari awal deh (-_-"). Padahal aku nulisnya udah banyak dan panjang, eh ilang.)
-Sekian dan terima kasih, kalau ada kesalahan komen ajah
-
Foto : file:///E:/PJJ%20semi%20palar%202021/Ririungan/Jeruk%20Kingkit.jpg
Ciayo semangat menulis, you are great Tatha
Xie2 Pah