Ternyata susu yang kita minum itu tidak selalu 100% susu. Lalu kenapa kiranya susu ini ada yang 100% dan ada yang tidak? Menurut aku hal ini terjadi karena perusahaan susu ingin meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Aku sendiri paling sering minum susu ultra milk, karena kandungan susunya 100%. Tapi ada juga susu merk Greenfield yang kandungannya juga full. Tapi selain merk merk yang sering aku temui ini, ada juga susu kemasan yang hanya mengandung hanya 50% susu. Contohnya seperti merk Milk Life.
Menurutku saat kita memilih susu untuk kita minum, kita harus cermat mengamati komposisi bahan yang terkadang memang dibuat kecil dan disembunyikan. Atau dengan minuman perisa susu yang tersamarkan menjadi susu juga. Produk-produk ini mengecoh kita dengan meniru rasa seperti susu tetapi tidak mengandung susu sebagai bahan utama mereka. Susu palsu ini biasa memiliki bahan seperti air, krimer, pemanis buatan atau gula, dan bahan lain yang memberikan rasa susu.
Tapi untuk susu orang diet, atau susu rendah lemak, kandungan susu juga jauh berbeda dengan susu yang biasa. Contohnya pada susu low fat Ultra Milk yang mengandung susu skim bubuk, penstabil nabati, dan garam. Atau susu oatside yang rasanya enak dan terkesan lebih sehat dibandingkan susu biasa. Susu oatside ini mengandung air, oat bubuk (10%), minyak kanola, penstab fosfat, penstabil kalsium karbonat, dan garam.
Setelah aku riset sebentar, susu yang paling baik untuk diminum adalah susu sapi. Menurut U.S. Department of Agriculture, kita dianjurkan untuk minum susu 3 cangkir setiap hari. Jangan lupa beli susu (bukan sponsor)!