AES21 Semoga
wulan bubuy
Saturday November 6 2021, 10:06 AM
AES21 Semoga

Minggu depan di tempat aku mengajar mulai diadakan ujian tengah semester, dan kemarin tiba-tiba ada seorang peserta didik yang menghubungi hanya untuk bertanya apakah masih akan bertemu di semester depan? Hal itu sangat menyenangkan sekali buatku. Kalau boleh ge-er sih berarti cara yang aku pakai cukup bisa diterima dan membuat nyaman. Semoga demikian adanya. 

Ohya, ujian studio disini selalu diadakan dengan cara take home test, dan dibawa pada hari ujian untuk diserahkan. Kebijakan yang sangat memudahkan sekali ya, setidaknya bagiku yang dahulu mengalami ujian selama 8 jam di studio. Hari itu menjadi hari yang panjang sekali, menurutku. Tapi ya tidak bisa dibandingkan juga sih, apalagi total waktu studio disini hanya 3 jam perpertemuan, sisanya betul-betul diminta untuk melakukan prosesnya secara mandiri. Sedangkan aku selama 6 jam kelas studio selalu didampingi dan terpantau. 

Sejujurnya selalu muncul perasaan iba sih saat mendapati peserta didik yang kesulitan memahami materi karena membutuhkan bimbingan lebih banyak dibandingkan yang lain. Tetapi hampir sebagian besar yang merasa kesulitan juga tidak berani bertanya. Berbagai cara pendekatan coba dilakukan, ada yang berhasil, ada juga yang tidak dan akhirnya harus aku relakan untuk memberi hasil akhir yang sepadan. 

Bagian merelakan inilah yang tersulit buatku, karena inginnya semua sama-sama berhasil melalui pembelajaran ini dengan hasil yang terbaik. Hanya saja tidak bisa memaksakan, bisa saja faktor utamanya bukan karena si anak ini pemalas, tapi ada hal lain yang belum berhasil menjadi dorongan untuk mengejar ketertinggalannya. Lucunya, jawaban seragam paling umum yang aku dapatkan adalah "Saya akan pelajari lagi, bu. Kalau bingung saya nanti tanya teman". Berarti itu menjadi indikator kalau bertanya pada seorang guru itu begitu tidak lazim atau menakutkan? Hahaha.. ya sudah, mungkin memang cara paling mudah baginya adalah seperti itu. Jadi aku pun sengaja membuat grup-grup kecil agar mereka bisa saling berdiskusi, sekaligus 'mengatur' agar si anak yang belum terlalu paham ini bertanya pada teman yang sudah memiliki pemahaman maksimal. 

Dan sekali lagi aku mengingatkan diri sendiri, kalau tanggungjawabku bukan membuat peserta didik ini pintar. Dorongan itu harus ada dan terjadi di dalam diri mereka sendiri, aku hanya bisa membantu mereka menemukan jalan atau menggugah keinginan mereka untuk mengenal apa yang sedang mereka geluti. Semoga ya, aku berharap dengan sedikit waktu yang aku berikan di kelas mereka bisa menemukan banyak dari apa yang mereka cari. 

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Jadi ingat jaman dulu ngedosenin.