AES35 Warna-Warni Diri
wulan bubuy
Monday March 21 2022, 10:52 PM
AES35 Warna-Warni Diri

Beberapa hari lalu aku mendapatkan sebuah video pendek dari Sheeren Salama yang dikirim oleh seorang teman. Dalam video tersebut gagasan yang disampaikan adalah tentang bagaimana sikap kita saat berada di luar atau di dalam lingkungan terdekat. Aku terdiam cukup lama memikirkan apa yang dikatakan Sheeren bahwa alasan kenapa kita bisa dikenal sebagai pribadi yang berbeda ketika berada dalam sebuah komunitas, teman atau mungkin tempat bekerja dibandingkan dengan kita saat berada di rumah adalah karena lebih mudah untuk menjadi baik diluar dimana mereka tidak mengenal diri kita secara dekat. 

Aku teringat pendapat yang pernah kudengar dulu, karena keluarga merupakan tempat ternyaman seolah kita bisa menjadi siapapun disana. Menumpahkan segala bentuk baik buruk diri dengan prasangka pasti mereka memahami, kok. Sempat terlintas juga kalau memang keluarga sebagai orang terdekat yang paling kita anggap nyaman, kenapa harus memberikan sisi tak baik itu? Justru bukankah seharusnya kita berikan yang terbaik? Maksudku bukan berarti harus mengabaikan emosi, tetapi seharusnya ada cara yang paling baik untuk menunjukan emosi apa yang sedang bekerja disana tanpa harus membuat orang di radius terdekat ini merasa harus berhati-hati jangan sampai meletus. 

Aku pernah ngobrol dengan anakku tentang pentingnya menjaga perilaku sedari rumah. Tidak mustahil rasanya perilaku itu bisa tercermin juga keluar, walaupun mungkin bisa lebih cepat disadari untuk segera memperbaiki hal itu. Tetapi seringkali sulit untuk berjalan seimbang. Satu hal penting yang Sheeren sampaikan dalam video tersebut adalah Tuhan selalu tahu apa yang ada dalam diri kita meski sebesar biji zarah. Sekecil apapun yang kita sembunyikan, sepintar apapun peran yang kita tampilkan dihadapan orang lain. Kata kuncinya adalah rasa malu. Dan dengan rasa malu itu kita jadi lebih mau memikirkan laku apa yang sebaiknya diperlihatkan. 

Photo dari sini