AES 068 MUSIK SORE
yantisuryanii7
Saturday June 15 2024, 3:05 PM
AES 068 MUSIK SORE

WhatsApp Image 20240615 at 15.50.48.jpeg foto : Mas Imam

Musik sore selalu menjadi ruang menyenangkan yang selalu saya tunggu-tunggu. Mulai dari penampilan teman-teman KB, TKA, dan TKB yang menggemaskan. Dengan penuh rasa nyaman menari, melompat, bernyanyi, dan tentunya menjadi diri mereka masing-masing meski ada banyak mata yang menyaksikan. Dilanjut dengan teman-teman SD yang memiliki ide dan kesukaan masing-masing, hingga teman-teman SMP dan KPB yang sudah semakin kenal dengan hal-hal yang mereka mau sajikan. Lapang rumput, pendopo, theater, dan longpus juga menjadi pemeran utama di setiap acara musik sore. Orangtua saling berbincang dengan hangat di lapang rumput. Beralas tikar kecil menikmati setiap musik dan lagu yang dimainkan.

Saya selalu suka aroma yang tertebar saat musik sore. Bermandikan cahaya matahari sore, diakhiri pelukan hangat dari angin malam. Makin malam tentu rasanya semakin kuat. Tercampur semakin pekat semua rasa haru, bangga, dan senang. Perihal melepaskan memang tak pernah ada yang siap. Lagi-lagi persimpangan panjang tersajikan dengan manis malam itu. Orangtua turut bahagia melihat anak-anak mereka berproses, dan anak-anak dengan bangga menyambut perjalanan mereka selanjutnya. Ini memang bukan ujung dari petualangan, hanya persimpangan untuk kita saling memeluk, dan mengucap sampai jumpa kembali! Ini pelepasan bukan perpisahan. Di mana "rumah" dengan yakin melepaskan anak-anak mereka, karena tahu makna pulang akan selalu ada. 

Malam itu, untuk pertama kali Kak Andy tidak hadir bersama kami menikmati musik sore. Tentu ini menjadi rasa yang baru dan berbeda bagi kami semua. Tapi Kak Andy menitipkan surat cinta untuk teman-teman K6, K9, dan K12. Setiap lantunan kata dalam surat dibacakan, hati saya bergetar. Saya percaya cinta Kak Andy turut hadir dalam kata-kata yang disampaikan. Namun ada perasaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang tak mampu saya jelaskan. Lantas saya teringat sewaktu pertama kali saya tidak bisa merayakan hari ulang tahun bersama Bapak di rumah, saya merasa sangat sedih. Sampai pesan singkat dari Bapak masuk di ponsel saya. "Selamat ulang tahun, boru Bapak!" tulis Bapak singkat. Seketika itu pula, hati saya menjadi penuh, tangis kembali hadir ditemani haru. Saya rasa keberadaan seseorang memang memiliki jiwa tersendiri yang tak bisa terganti. Karena setiap aroma memiliki tuannya masing-masing, jika pemiliknya hilang, aromanya tak lagi sama. Namun wangi akan tetap menyuar.

"Kakak, jangan sedih, ya, kita berpisah! Nanti kami main-main lagi sama Kakak. Tapi kalau kami enggak banyak kegiatan. Soalnya kan di SD1 nanti kami banyak banget kegiatannya." celoteh seorang anak TKB sambil memeluk saya. Seketika lamunan saya terhenti. Terganti rasa haru sekaligus tawa mendengar kalimat tersebut. Ku peluk teman kecilku dengan hangat, lantas saya bisikkan kata terima kasih untuk kebaikan hatinya.

Musik sore selalu menjadi ruang ajaib untuk siapa saja yang hadir. Menjadi malam paling hangat diantara malam-malam lainnya. Setiap pelukan dihadirkan dengan penuh makna, setiap air mata mengalir dengan jujur, setiap hati saling mengucapkan syukur untuk kebersamaan di rumah ini, dan setiap doa lahir diiringi rasa percaya untuk banyak mimpi-mimpi.

Terima Semi Palar sudah menghadirkan musik sore untuk kami bisa menikmati sebuah makna dalam melepaskan dengan indah. Sayang semua.

Semi Palar, 13 Juni 2024

Cover foto : Kak Mamat