AES098 Pulang...lah!
yulitjahyadi
Saturday March 5 2022, 10:09 PM

Ternyata menemui diri butuh keberanian. 

Berjumpa realita tak selalu indah yang terbayang, tak selalu senyaman harapan.

Maka tak heran jikalau terus lari dan ingkari diri, melompat dari distraksi ke distraksi.

Jika pilu meluap terhadapnya yang rindu pulang ini, hasrat menyeret pulang pun sama derasnya.

Meski kata rindu tak benar tepat, sadar butuh pulang tetap nyata adanya. 

Rasa takut bak tembok yang mencegat, membuat terpental hingga terus lari lagi dan lagi.

Diri yang rapuh terkurung dinding kokoh, terlampau tebal tuk tertembus kata-kata.

Kepala bergaung oleh bisingnya kaset usang yang terputar tanpa henti.

Serupa doktrinasi yang menghisap diri, tenggelam oleh lumpur, terseret kian jauh dari tepi.

Dimanakah jeda?

Apa kabarnya motivasi?

Perlukah setitik terang yang menyilaukan hingga sejenak memejam jadi pilihannya?

Atau terang yang tajam menyengat hingga ia seketika beringsut dari pijakannya?

Dimanakah kesadaran? 

Yang melecutkan bak pemandu sorak. Yang mengusik tidurnya rasa di dasar kalbu berdebu.

Bangkit dari kuburmu!

Memang kau tak ubahnya mati.

Tanggalkan debu usangmu dan lahir lagilah seperti bayi. Biarlah bernyala lagi pijarmu, selaksa pelita yang menuntun kembalimu. 

Agar jiwamu berhenti berkelana... dan pulang ke rumahmu yang kosong.

Agar ragamu kembali bernyawa... dan bersujud dalam rasa syukurmu.

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Wow... 😇🌱🙏
You May Also Like