Drum adalah alat musik tertua yang ada di dunia. Alat musik tabuh ini pertama kali digunakan oleh masyarakat Afrika. Hal ini diketahui karena banyaknya fosil drum purbakala yang ditemukan di benua Afrika. Kala itu drum dipakai sebagai alat untuk berinteraksi dengan masyarakat suku-suku primitif pada zaman purba,dan juga dipakai untuk upacara adat. Dari masa ke masa alat musik ini pun kian berkembang.
Pada 1890 drum mulai dikembangkan oleh orang Afrika dan Amerika. Ketika itu drum dimainkan sambil berdiri dan berkeliling kota. Kala itu drum juga terpisah-pisah, pemainnya masing-masing memegang satu alat satu orang. Permainan drum keliling saat itu sama dengan marching band yang kita kenal seperti sekarang ini. Layaknya alat musik lain seperti gitar dan bass, drum juga terbagi menjadi dua jenis yaitu akustik dan elektrik.
Perbedaan drum akustik dan elektrik yang paling mencolok adalah dengan melihat kelebihan serta kekurangannya. Kelebihan drum elektrik yang pertama, dari segi ukurannya yang kecil dan simpel sehingga lebih ringkas untuk dibawa. Persoalan harganya pun lebih bersahabat jika dibandingkan drum akustik. Diketahui bahwa drum elektrik ini juga tidak berisik serta tidak harus melakukan stunning atau penyetelan ulang setiap kali akan dimainkan. Drum ini juga sudah dilengkapi dengan metronome agar bisa mengatur ketukan sesuai iramanya.
Kekurangan drum elektrik memiliki sensitivitas yang terbatas. Untuk tekanan yang sangat pelan mampu dihasilkan dengan baik, namun untuk suara keras dan sangat keras tidak ada perbedaan suara yang dihasilkan. Hal ini membuat "feel" saat bermain jadi kurang rasanya. Bagian-bagian dari drum elektrik dan akustik terdiri dari, hit hat, snare drum, bass drum, cymbal, floor tom, middle tom, dan hight tom.
Berikut sejarah singkat mengenai beberapa bagian pada drum:
Drum sendiri tidak asal dimainkan. Ada teknik dasar bagi pemula maupun yang sudah mahir dalam bermain drum. Hal yang mendasar dan sangat penting adalah pengenalan mengenai bagian-bagian pada drum dan teknik memegang stik drum dengan benar. Kedua, teknik ketukan dasar bermain drum dengan cara mengenal notasi atau not balok pada drum. Belajar notasi hal tersulit dalam bermain drum, dengan mencari buku panduan notasi, e-book, atau video tutorial yang berasal dari internet kita bisa menggunakannya. Pengenalan terhadap jenis-jenis rudiment/berlatih memainkan fill in pada drum dan menerapkan rudiment di dalam permainan drum yaitu Single stroke, Double stroke, Paradiddle, dan Flam. Rudiment/Basic sticking adalah pukulan-pukulan dasar pada permainan drum. Setiap pola pukulan dibawah ini sangat penting untuk dikuasai karena sangat berpengaruh pada permainan drum dan sangat banyak digunakan.
Keterangan:
R = Tangan kanan memukul
L = Tangan kiri memukul
Single Stroke
R L R L R L R L
Double Stroke
R R L L R R L L
Triple Stroke
R R R L L L R R R L L L
Paradiddle
R L R R L R L L
Berikut sudah terlampirkan secara singkat mengenai sejarah dan teknik dasar drum. Adanya tulisan ini agar orang yang tidak mengerti tentang drum bisa mengerti dan setidaknya ada bayangan bahwa cara bermain drum itu tidak serumit yang kita pikirkan.