AES 147 Apa Itu Drum?
Zacky Hudaya
Tuesday August 2 2022, 10:03 AM
AES 147 Apa Itu Drum?

Drum adalah alat musik tertua yang ada di dunia. Alat musik tabuh ini pertama kali digunakan oleh masyarakat Afrika. Hal ini diketahui karena banyaknya fosil drum purbakala yang ditemukan di benua Afrika. Kala itu drum dipakai sebagai alat untuk berinteraksi dengan masyarakat suku-suku primitif pada zaman purba,dan juga dipakai untuk upacara adat. Dari masa ke masa alat musik ini pun kian berkembang.

   Pada 1890 drum mulai dikembangkan oleh orang Afrika dan Amerika. Ketika itu drum dimainkan sambil berdiri dan berkeliling kota. Kala itu drum juga terpisah-pisah, pemainnya masing-masing memegang satu alat satu orang. Permainan drum keliling saat itu sama dengan marching band yang kita kenal seperti sekarang ini. Layaknya alat musik lain seperti gitar dan bass, drum juga terbagi menjadi dua jenis yaitu akustik dan elektrik.

   Perbedaan drum akustik dan elektrik yang paling mencolok adalah dengan melihat kelebihan serta kekurangannya. Kelebihan drum elektrik yang pertama, dari segi ukurannya yang kecil dan simpel sehingga lebih ringkas untuk dibawa. Persoalan harganya pun lebih bersahabat jika dibandingkan drum akustik. Diketahui bahwa drum elektrik ini juga tidak berisik serta tidak harus melakukan stunning atau penyetelan ulang setiap kali akan dimainkan. Drum ini juga sudah dilengkapi dengan metronome agar bisa mengatur ketukan sesuai iramanya.

   Kekurangan drum elektrik memiliki sensitivitas yang terbatas. Untuk tekanan yang sangat pelan mampu dihasilkan dengan baik, namun untuk suara keras dan sangat keras tidak ada perbedaan suara yang dihasilkan. Hal ini membuat "feel" saat bermain jadi kurang rasanya. Bagian-bagian dari drum elektrik dan akustik terdiri dari, hit hat, snare drum, bass drum, cymbal, floor tom, middle tom, dan hight tom.

Berikut sejarah singkat mengenai beberapa bagian pada drum:

  1. Hi-hat sendiri dikembangkan pada tahun 1926 oleh Barney Walberg dari Perusahaan aksesori drum Walberg dan Auge agar dapat dimainkan bersamaan dengan tangan dan kaki. Pada awal mulanya hi-hat disebut clangers yaitu cymbal kecil yang terpasang pada pinggiran bass drum dan dipukul dengan lengan pedal pada bass drum.

 


  1. Bass drum merupakan instrumen drum dalam keluarga instrumen musik perkusi dengan diameter berukuran besar untuk menghasilkan suara dalam intonasi nada rendah (bass). Bass drum dikembangkan oleh William F.Ludwig di Chicago. Bass drum menjadi bagian penting dari perkusi jazz dan diikuti dengan berkembangnya teknik permainan bass drum dengan pedal. Pedal bass drum memungkinkan bagi pemain drum untukmemainkan instrumen lain, seperti snare drum dan cymbal, pada saat yang sama dengan bass drum.

 


  1. Snare drum diperkirakan merupakan turunan dari Tabor (drum pada abad pertengahan) yang umumnya digunakan pada masa perang. Drum sederhana dengan tali senar sederhana ini menjadi populer dikalangan militer swiss pada era tahun 1400-1500-an sebagai akibat dari pengaruh militer Ottoman Turki yang juga menggunakan drum. Seperti halnya alat musik perkusi lainnya, snare drum dibunyikan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat pemukul khusus (yang lebih dikenal sebagai drumstick) termasuk pula kuas dan rute, untuk bunyi yang lebih lembut. Saat dimainkan menggunakan stik, drummer bisa memukul snare drum pada membran, pinggiran membran, atau bahkan stem besi penutup pada sisi-sisinya. Masing-masing jenis pukulan tersebut akan menghasilkan suara yang berbeda-beda.

 


  1. Simbal dimainkan dengan cara dipukul seperti gong, atau dibenturkan antara satu lempeng simbal dengan lainnya. Simbal dapat menghasilkan suara yang sangat keras, tergantung kekuatan pukulannya, tetapi jika terlalu keras simbal bisa menjadi rusak. Simbal pernah dimanfaatkan secara besar-besaran pada masa pemerintahan Kesultanan  Ustmaniyah di Turki abad XIII, sebagai instrumen musik pasukan elit militer “Janissary”. Korps musik Janissary tidak hanya menggunakan simbal untuk seremoni kenegaraan, tetapi juga sebagai penanda waktu sholat, perkawinan kaum bangsawan, peringatan hari besar keagamaan, dan lain-lain.

 


  1. Tom-tom adalah bagian pelengkap dari sebuah drum set, dimana alat ini memiliki fungsi untuk memvariasikan pukulan dari seorang drummer. Tom tom ini populer pada decade 30-an, tom tom ini memiliki ukuran yang sangat bervariasi dengan bahan dari katu atau maple.

 

   Drum sendiri tidak asal dimainkan. Ada teknik dasar bagi pemula maupun yang sudah mahir dalam bermain drum. Hal yang mendasar dan sangat penting adalah pengenalan mengenai bagian-bagian pada drum dan teknik memegang stik drum dengan benar. Kedua, teknik ketukan dasar bermain drum dengan cara mengenal notasi atau not balok pada drum. Belajar notasi hal tersulit dalam bermain drum, dengan mencari buku panduan notasi, e-book, atau video tutorial yang berasal dari internet kita bisa menggunakannya. Pengenalan terhadap jenis-jenis rudiment/berlatih memainkan fill in pada drum dan menerapkan rudiment di dalam permainan drum yaitu Single stroke, Double stroke, Paradiddle, dan Flam. Rudiment/Basic sticking adalah pukulan-pukulan dasar pada permainan drum. Setiap pola pukulan dibawah ini sangat penting untuk dikuasai karena sangat berpengaruh pada permainan drum dan sangat banyak digunakan.

Keterangan:

R = Tangan kanan memukul

L = Tangan kiri memukul

Single Stroke

R L R L R L R L

Double Stroke

R R L L R R L L

Triple Stroke

R R R L L L R R R L L L

Paradiddle

R L R R L R L L

   Berikut sudah terlampirkan secara singkat mengenai sejarah dan teknik dasar drum. Adanya tulisan ini agar  orang yang tidak mengerti tentang drum bisa mengerti dan setidaknya ada bayangan bahwa cara bermain drum itu tidak serumit yang kita pikirkan. 

Link E-book

You May Also Like