Sejak minggu malam, banyak dari kita teralihkan perhatiannya ke dalam peristiwa kepergian sahabat kita Herry, suami dari Ria, ayah dari Evan dan Davin yang sekian belas tahun jadi bagian dari keluarga besar Semi Palar dan berbagai dinamika interaksi di dalamnya. @joefelus, saya juga sempat menuliskan pemikiran perasaannya dalam beberapa tulisan di ruang ini. Sekedar merefleksikan apa yang terjadi, memaknai proses yang sulit dimaknai oleh kita semua - terutama saat terkait kepergian seseorang yang dekat dengan kita - dalam usianya yang relatif masih muda.Β
Kemarin malam saya menyempatkan hadir di upacara tutup peti yang dipimpin bapak Uskup Bandung, bersama beberapa pastor, upacara yang khidmat, dihadiri entah berapa banyak keluarga, teman, kerabat yang merasa kehilangan karena kepergian Herry di sore hari Minggu lalu.Β
Siang tadi beberapa rekan orangtua berkumpul di parkiran Smipa setiba dari mereka mengantar keluarga untuk proses pemakaman Herry di Banjaran pagi tadi. Beberapa rekan orangtua @wulan-taroepratjeka, @budhi, @lei masuk ke ruang Coop membawakan beberapa kotak penganan dengan pesan, titipan dari pak Herry almarhum buat kakak-kakak. Duh kalimat itu entah kenapa bagi saya sangat menyentuh.Β
Malamnya kejadian sederhana ini masih terbawa dalam memori dan akhirnya saya memutuskan untuk dijadikan tulisan singkat hari ini. Ini terkait erat dengan tulisan saya sebelumnya yang berjudul 'Seperti Keluarga'. Apalagi setelah mendengar bahwa teman-teman Smipa yamg mengantar ke pemakaman juga sempat 'piknik' di dekat tempat peristirahatan Herry yang terakhir. Saya membayangkan Herry juga tersenyum mengamati apa yang dilakukan teman-temannya.Β
Mengingat kembali begitu banyak yang merasa kehilangan dan hadir di rumah duka menjadi gambaran jelas bahwa Herry memang punya kesan kuat bagi orang-orang yang mengenalnya selama hidupnya. Kalau orang bilang manusia bisa 'hidup selamanya', saya kira kata-kata ini relevan banget buat Herry karena saya yakin Herry akan terus hidup dalam ingatan banyak orang, orang-orang yang beruntung sudah mengenalnya. Jadi ya terima kasih Herry atas kirimannya untuk kami, untuk kakak-kakak di Smipa. Terima kasih, terima kasih. Selamat beristirahat di alam keabadian, sampai kita berjumpa lagi. ππΌππΌππΌ