AE S12 Gelombang otak
Zacky Hudaya
Tuesday August 10 2021, 7:01 PM

blue and green peacock feather

Hari ini aku bangun pagi dan bersiap untuk melakukan aktifitas seperti biasanya. Kali ini aku diberi tugas untuk menonton video pendek yang berjudul Crash Course: Understanding Brain Waves | Dr. JOE DISPENZA. Video ini sendiri menggambarkan secara ilmiah bagaimana rasanya ketika kita berada dalam keadaan meditasi tertinggi atau Samadhi (keseimbangan intelek) merasa seperti 'Manusia super' karena keterampilan ini ada pada setiap manusia hanya saja kita lupa berlatih dan hasilnya seperti “menjadi manusia” yang itu sendiri adalah manusia Super. Brain waves atau gelombang otak sendiri adalah pola aktivitas listrik yang terjadi pada otak. Elemen ini memiliki peran penting dalam fungsi otak, termasuk mengatur emosi, pikiran, dan perilaku. Dalam menjalankan fungsinya tersebut, gelombang otak berperan sebagai penyampai pesan. Ia menjadi media bagi miliaran sel-sel saraf pada otak (neuron) untuk berkomunikasi. Dengan komunikasi ini, otak manusia dapat menjalankan fungsinya sebagai sistem saraf pusat.

   Meskipun begitu, pola-pola yang berbeda ini perlu berjalan secara seimbang. Gelombang otak yang tidak seimbang bisa menjadi tanda masalah kesehatan tertentu, termasuk penyakit saraf atau gangguan mental. Sebenarnya gelombang otak pun memiliki jenis-jenisnya beberapa diantaranya ada Delta, Theta, Alfa, Beta, dan terakhir Gamma. Dalam video tersebut terdapat penjelasan mengenai Melatonin dan Serotonin. Melatonin sendiri merupakan kelenjar endokrin kecil yang terletak di otak. Kelenjar pineal menghasilkan melatonin ketika mata kita tidak menerima cahaya. Ketika mata kita menerima cahaya, kelenjar pineal menghentikan produksi melatonin. Selain kelenjar pineal, berbagai jaringan lain juga mengeluarkan melatonin. Sedangkan Serotonin adalah hormon kunci yang menstabilkan suasana hati kita, perasaan kesejahteraan, dan kebahagiaan. Ini membantu kita untuk merasa lebih bersemangat, Ini meningkatkan kepositifan dan relaksasi. Tingkat melatonin naik dalam gelap dan membantu kita tertidur. Di sisi lain, kadar serotonin naik dalam cahaya dan membantu kita bangun dengan bahagia di pagi hari. Jadi, keseimbangan antara melatonin dan serotonin penting untuk tidur nyenyak.

   Selain itu juga dalam video tersebut ada sangkut pautnya dengan bermeditasi. Meditasi sendiri merupakan praktik meditasi yang menghubungkan pikiran dan tubuh. Nah, untuk mendalami kekuatan pikiran diperlukan konsentrasi tinggi, kesadaran penuh serta teknik yang tepat. Melalui meditasi, tidak hanya menciptakan kondisi fisik yang baik namun bisa membuang stress, meningkatkan ketenangan, kejernihan pikiran, dan membuat hati kita lebih bahagia dibanding sebelumnya. Aku mengenal meditasi ini sejak kecil hingga sekarang apa lagi pada masa SMP dimana bermeditasi sekitar 15 menit. . Dengan kondisi Theta maupun Alpha adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh karena itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar, imajinasi, mudah menerima informasi apa adanya. Pancaran frekuensi ini menunjukkan seseorang sedang dalam kondisi lagi mimpi. Dalam kondisi ini, pikiran bisa menjadi sangat kreatif. Kita bisa  rileks atau pikiran hening ini semua terjadi karena otak mengeluarkan hormon melatonin. Terkadang sangat sulit jika ketika saat melakukan sesuatu menjadi tidak fokus, kita bisa menggunakan waktu hening atau bermeditasi sejenak untuk bisa mengosongkan pikiran atau bisa fokus ke dalam pernafasan sendiri. Semoga dengan menonton video tadi bisa menambah wawasan yang tadinya tidak mengerti menjadi mengerti ternyata seperti ini dengan adanya jenis-jenis gelombang otak.

Sekian dari Zacky terima kasih,

 

 

 

You May Also Like