Blog » Categories » AES » AES 22...
AES 22 Hadapi/Hindari
Antonio Milo
Wednesday October 19 2022, 7:18 AM

Sering kali orang berbicara mengenai selalu selesaikan masalahmu dengan bijak dan berani bukan menghindar dari masalah tersebut. Namun terkadang masalah yang anda hadapi berhubungan dengan hidup dan mati contohnya menghadapi buaya, hiu, singa/harimau bahkan seekor semut pun bisa menjadi masalah jika mereka bergerombol.
Pertanyaanya adalah jika anda menghadapi seekor serigala ganas yang belum makan 5 hari dan anda berpegang teguh dengan perkataan "Hadapi masalahmu bukan menghindari" apa yang akan anda lakukan? 
Diatas adalah suatu pertanyaan yang sebenarnya tidak masuk akal namun itu hanyalah suatu perumpamaan dimana anda tidak bisa mengubah nasib atau kondisi serigala tersebut dengan mengorbankan nyawa anda tapi apa yang bisa anda lakukan untuk beradaptasi dengan situasi yang sedang anda hadapi. Contohnya kabur melarikan diri mencari pakan serigala lalu berikan dan kabur, atau bahkan bisa saja dengan membunuh serigala tersebut lalu buang mayatnya kesemak-semak atau bahkan anda hanya diam dan beradaptasi serta memaklumi ketika anda di cecar dan di robek-robek dagingnya dan hanya berpikir harus bertoleransi kepada serigala tersebut sementara itu ia tidak mengenali sosok serigala tersebut yang sebenarnya tidak kenal kenyang dan selalu ingin makan.

Dalam kondisi tersebut balik lagi kepada pertanyaan diawal apa yang anda akan lakukan menghindar atau menghadapi hal tersebut namun diganti temanya dengan kehidupan sehari-hari dimana anda menemukan orang yang sangat egois, hanya mengharapkan balasan dari apa yang ia lakukan dan intinya hanya memikirkan dirinya sendiri. Lalu dalam situasi tersebut ia bertindak seakan paling lemah dan harus di kasihani seperti anjing jalanan yang belum makan 3 bulan dan tidur di bawah pohon rindang. Kondisi yang sangat mendukung ia agar di kasihani dan malah membebani anda yang hanya diam dan bertindak sebagai pemimpin untuk mengarahkan apa yang harus di kerjakan bersama. 

Hey engkau serigala lapar menjadi suatu pemimpin bukanlah hal yang mudah apalagi menjadi seorang pemimpin yang di pilih secara musyawarah dan bersama dan anda menyalahkan pilihan mu sendiri. Wahai serigala tidak tahu diri diberi hari minta jatung, tidak tahu anda cara bersyukur berapa banyak pendapat dan ide pemimpin yang di korban kan demi memusyawarahkan dan bersikap adil dalam membagiikan kesempatan anda anda semua berpendapat.