AES21 - Kebebasan dan Kompleksitas Puisi
Ara Djati
Saturday December 18 2021, 10:20 AM
AES21 - Kebebasan dan Kompleksitas Puisi

Menurutku, ada sesuatu yang begitu istimewa dari puisi, berbeda dengan karya-karya tulis yang lain. Puisi memiliki kebebasan dan keindahan tersendiri. Jumlah kata atau baris bisa selalu berubah, tidak seketat pantun atau haiku. Puisi pun tidak harus memiliki rima, ketukan, format maupun struktur tertentu. Meski begitu, penyair-penyair terhebat tetap bisa membuat sebuah puisi yang enak dibaca.

Hal yang bagiku paling menawan dari puisi adalah kemampuannya menceritakan segala sesuatu. Bisa sebuah hal yang abstrak, suatu teori mutlak; satu detik mengesankan, kejadian miliaran tahun; sesuatu yang bisa disentuh secara fisik, suatu pikiran atau perasaan yang tak dapat diraba; hal sederhana maupun ide di luar nalar.

Hal lain yang amat menarik adalah betapa pentingnya pilihan kata dalam sebuah puisi. Penyair harus pintar memilih kata yang tepat untuk konteks yang tepat. Bahkan sekedar tanda baca pun bisa mengubah seluruh tekstur puisi itu—apakah kita memilih menggunakan titik atau koma, atau malah tanpa tanda baca sama sekali. Kita bisa saja menggunakan kata tertentu yang sebenarnya memiliki arti tersembunyi.

Itulah yang membuat pekerjaan seorang penterjemah begitu sulit, terutama bila menerjemahkan puisi. Puisi yang ketukan dan teksturnya tidak sesuai tidak akan memberikan perasaan yang sama dalam bahasa lain. Contohnya, ada satu puisi yang sangat kusukai, yang ditulis oleh Victor Hugo (penulis The Hunchback of Notre Dame dan Les Misérables). Judulnya ‘Demain des l’aubes’. Puisi ini ditulis dalam Bahasa Prancis. Dua baris terakhirnya sangat mengena. Sayangnya, bila diterjemahkan ke bahasa lain, rasanya jadi berbeda. Puisinya tetap sedih, tapi memiliki tekstur sedih yang berbeda.

Agak sulit menjelaskan segala keindahan puisi, tapi intinya, segala faktor kecil berpengaruh pada keseluruhan perasaan yang dipendarkan puisi tersebut. Hal ini sama saja untuk semua bentuk karya seni, tapi salah satu contoh yang paling terlihat jelas adalah pada puisi. Puisi begitu bebas, tapi juga begitu kompleks.

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Bagus tulisannya Ara..