Pemaknaan adalah pemakluman. Sebutkanlah semua pemaknaan itu, segala ceritanya hanyalah soal memaklumi. Terlalu kecil, jadi maklum saja. Terlalu besar, jadi maklum saja.
Kepada yang terlalu, kita maklum. Kepada yang terlalu, kita memaknainya. Makanya pemaknaan adalah pemakluman. Bayangkan kalau si terlalu ini kita buang, tidak terlalu.
Tidak terlalu besar, pas. Tidak terlalu kecil, pas. Tidak ada lagi pemakluman. Tidak ada lagi pemaknaan. Hanya tersisa satu saja dari yang pas itu. Pemahaman. Bahwa maklum adalah awalan.
Awalan untuk membenahi, mengembangkan, dan bahkan menyempurnakan. Perihal-perihal yang pas kecilnya dan pas besarnya. Karena tidak terlalu, malahan pas. Yang terpahami, yang terkendali.