AES02 - Kucingku Mamaw dan lagu Bumi Kita
Athaillah Alfie
Thursday October 26 2023, 8:30 PM
AES02 - Kucingku Mamaw dan lagu Bumi Kita

Hari ini aku mau cerita tentang kucingku yang bernama Mamaw. Mamaw ini adalah salah satu kucing pertamaku saat aku baru pindah rumah. Saat aku pindah rumah, kucing kecil berwarna abu dan coklat di bawah ini datang ke rumah kami secara tiba-tiba. Saat Mamaw ini datang, ia terlihat sangat kurus dan kelaparan. Jadi, kami se-keluarga merawat mamaw sampai ia besar.

WhatsApp Image 20231024 at 9.16.08 PM.jpeg WhatsApp Image 20211105 at 9.00.46 AM 1.jpeg

Setiap pagi, dia selalu ada di depan pintu rumah kami menunggu makanan yang sangat ia sukai. Biasanya, kalau udara di luar dingin, Mamaw akan menempelkan badannya ke pintu kayu rumahku dan tertidur disana. Jadi saat aku membuka pintu tiba-tiba sudah ada Mamaw yang masih terlihat mengantuk di depan pintu meminta makan. Seiring berjalannya waktu, Mamaw tumbuh besar dan menjadi lebih kuat dan berani. Setiap ada kucing yang tidak dikenal, ia langsung melawannya untuk mempertahankan wilayahnya yaitu komplek rumahku ini padahal kami tidak keberatan ada kucing lain. Kami memberi makanan kepada Mamaw setiap pagi, siang dan malam setiap selesai makan bersama keluarga. Mungkin, karena kami sayang dengan Mamaw, ia juga sayang kepada kami dan ia sering memberi kami hadiah yang berupa kecoak, kadal, burung, tikus, iguana dan banyak hewan lagi yang ia tangkap untuk kami.

Mamaw, mati pada hari Selasa tanggal  6 Juni 2023. Aku, ayahku dan adikku Althaf menemukan Mamaw setelah ia pergi entah kemana saat mau berangkat sekolah. Saat di jalan menuju sekolah, aku menahan tangisku sepanjang jalan. Hari itu adalah hari latihan kelompok Nuwo Sesat (K5) untuk perform lagu “Bumi Kita” keesokan harinya yaitu hari Rabu. Saat kelompok Nuwo Sesat (K5) baru memulai kelas di Amphiteater dengan waktu hening aku tiba-tiba teringat Mamaw dan kenangan-kenanganku bersamanya. Aku tak bisa lagi menahan tangisku dan aku langsung pergi ke ruang Balado dan menangis disana. Aku perlu waktu yang lama untuk meluapkan emosi di ruang Balado itu, dan aku sedikit tertinggal latihan lagu “Bumi Kita” itu. 

Keesokan harinya saat teman-teman kelompok Nuwo Sesat (K5) menampilkan lagu “Bumi Kita” dan launching buku kumpulan cerpen Nuwo Sesat (K5) di depan orang tua kami, aku melakukan yang terbaik untuk Mamaw. Pertunjukan pun berjalan dengan lancar untuk Mamaw. Terima Kasih Mamaw sudah menemaniku selama 2 tahun lebih. 

Terima Kasih sudah membaca.. Kita bertemu lagi di AES berikutnya!.. Salam Pipiw!

Mikel
@mikel   3 years ago
Terharu dan sedihh, semangat terus piww