AES 1329 Jadi Tuan Rumah
joefelus
Wednesday January 15 2025, 10:33 PM
AES 1329 Jadi Tuan Rumah

"Jo, tuh ada permintaan dari ibu Wah. Ada pertemuan kompleks tanggal 22, mereka minta ngumpulnya di rumah kita." Kata Nina

"Sure. We'll serve dinner, they bring appetizer or snack." Jawab saya sambil kemudian otak saya berputar memikirkan perbendaharaan makanan yang saya rasa nyaman untuk disajikan.

Dulu, kompleks kami punya kegiatan bulanan. Kita sebut arisan, walaupun hanya uang receh. Pemenang bulan ini akan menjadi tuan rumah di pertemuan berikutnya. Acaranya sih hanya ngobrol-ngobrol kadang disertai doa karena kebetulan hampir semuanya memiliki kepercayaan yang sama. Kompleks kami kecil, hanya ada belasan rumah, kalau ngumpul semua tidak lebih dari 20 orang, jadi kalau dihitung-hitung hasil arisan tidak akan cukup untuk menyediakan makanan untuk pertemuan. Arisan hanya dijadikan alasan untuk bisa berkumpul sekali sebulan. Sejak Pandemi, arisan tidak diadakan lagi tapi sesekali kami masih berkumpul.

Bagi saya, setiap ada acara pertemuan di rumah, dijadikan kesempatan untuk bereksperimen. Entah sudah berapa kali mengadakan pertemuan di rumah. Saya menyajikan makanan dari berbagai tempat. Pernah makan malam ala Thailand. Saya menyediakan pad thai, Larb, son in law eggs, papaya salad, dan sebagainya. Pernah juga makan gaya Vietnam, makanan Mexico, Italia, hingga BBQ. Pokoknya teman-teman di kompleks selalu penasaran jika akan berkumpul di rumah, menduga-duga dan berusaha mencari tahu kira-kira akan menyajikan apa. Nah buat saya ini menjadi sangat seru sebab saya harus terus menjaga rahasia agar tidak bocor, lalu mereka akan mendapat kejutan.

Karena kemungkinan besar taman-teman di Smipa tidak kenal tetangga-tetangga saya, malam ini sudah saya putuskan akan menyajikan apa hahaha.. Ada yang mau menebak? Pasti tidak akan menang sebab saya akan menyajikan makanan yang baru pertama kali akan saya buat untuk dinikmati orang lain yang bukan keluarga. Saya akan membuat makanan khas orang Indian, suku Navajo dari daerah New Mexico.

Saya sudah belajar membuat Indian fried bread dari teman saya di Colorado yang memang asli suku Navajo, dia juga mengajari saya membuat tortilla. Nah saya beberapa kali menulis esai tentang pesta yang saya hadiri di rumah Gil dan Angela. Itu akan saya recreate di rumah di pertemuan tanggal 22 nanti sekaligus merayakan ulang tahun perkawinan Nina dan saya. Jadi malam ini memang saya bersemangat sekali.

Apa saja yang akan saya buat? Jagung! ini salah satu khas makanan Indian yang menjadi kegemaran saya, jagung pipilan akan saya panggang, kemudian jagung panggang itu akan saya masak dengan bawang bombay dan paprika. Namanya Fiesta Corn! Kedua tentu saja Indian fried bread. Orang-orang Indian biasanya makan lauk pauk dengan menggunakan fried bread atau tortilla. Nah roti pipih yang digoreng ini akan saya buat dari scratch, dan akan saya goreng menjelang makan malam dimulai jadi akan masih panas dan fresh. Indian pulled chicken akan saya sajikan sebagai proteinnya. Ayam akan saya marinasi dengan bumbu-bumbu seperti smoked paprika, garlic powder, coriander powder dan cumin powder, kemudian saya masak dan disuwir-suwir. Green chile. ini sajian berikutnya. Chile atau chili sebetulnya adalah makanan khas native American tapi kemudian diadopsi oleh para cowboys juga. Mudah-mudahan saya dapat memperoleh cabai hijau yang mirip yang nanti akan saya bakar dahulu sebelum diproses. Beans, setup kacang merah merupakan makanan khas orang Indian pula. Saya masih ragu-ragu untuk menyajikannya sebab saya tidak mau para tetangga yang banyak sudah pensiun mengeluh sepulang dari acara kumpul-kumpul karena mereka menjadi gassy hahahaha. Dan terakhir, karena kami semua orang Indonesia, makan besar harus ada nasi. Walau makanan pokok orang Indian itu bukan nasi, tapi saya masih bisa menggunakan Mexican rice. Orang-orang Mexico itu adalah salah satu suku Indian juga tapi sudah dipengaruhi orang-orang Spanyol. Tak apa, saya ada 2 pilihan yaitu Mexican rice yang menggunakan tomat atau cilantro rice, nasi yang dimasak dengan daun ketumbar dan memiliki sensasi jerum nipis, akan sangat cocok dengan sajian lainnya.

Foto credit: life-in-the-lofthouse.com