AES12 - Jalan-jalan di Jakarta
Athaillah Alfie
Sunday July 14 2024, 11:40 AM
AES12 - Jalan-jalan di Jakarta

Akhirnya aku bisa menulis AES lagi. Dari kemarin, aku jarang pulang ke rumah karena lagi sering menginap di tempat-tempat lain selain rumah.. Hehe..  Jadi awalnya aku menginap di villa putih untuk merayakan kelulusan SD. Yeeay lulus hehehe. Setelah dari villa, aku langsung ke Tasik untuk merayakan Lebaran Idul Adha bersama keluargaku yang berada di Tasik selama 2 malam. Setelah dari Tasik, aku pulang ke rumah tidur semalam, lalu menginap di rumah Max selama 2 malam. Max adalah salah satu teman yang keluar dari Smipa untuk pergi ke sekolah lain. Setelah dari rumah Max, aku menginap di rumah nenekku selama 4 hari 3 malam. Nenek dan Kai (Kakek) datang dari Jakarta ke Bandung bersama sepupuku dari Jakarta untuk liburan. Saat mereka pulang ke Jakarta, aku ikut ke Jakarta dan liburan disana selama 10 hari. Ya! Itulah cerita “perjalanan” ku.

Saat di Jakarta, aku diajak jalan-jalan oleh Nenekku ke Kota Tua dengan menggunakan Kereta KRL atau Kereta Rel Listrik dari stasiun Lenteng Agung ke stasiun Jakarta Kota. Itu adalah pertama kali aku mencoba menggunakan KRL. Di Kota Tua, aku, Nenek, dan Faris sepupuku jalan-jalan dan masuk ke Museum Wayang dan Museum Fatahillah. Di Museum Wayang, aku melihat banyak sekali wayang dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negri seperti Amerika, Cina, Korea, dan banyak lainnya. Di akhir-akhir museum, aku menemukan wayang Unyil dari acara TV Laptop Si Unyil. Setelah dari Museum Wayang, aku, Nenek, dan Faris masuk ke Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Kota Jakarta. Disana, aku melihat banyak sekali peninggalan-peninggalan belanda seperti meja pertemuan yang dulu dipakai untuk mengobrol. Gedung Museum Fatahillah ini dulunya adalah Balai Kota Batavia (Stadhuis) pada tahun 1707 - 1710, jadi aku bisa melihat meja, kursi, rak buku, dan furnitur yang umurnya sudah lebih dari 300 tahun! Disana juga aku menemukan uang-uang kuno dari tahun 1940-an! Di uangnya tertulis “DE JAPANSCHE REGEERING”. Mungkin saat itu Indonesia sedan dijajah oleh Jepang. Nenekku bilang bahwa Nenek pernah merasakan menggunakan uang jaman 1964! 

Setelah dari Museum Fatahillah, kami pergi ke minimarket untuk membeli makan Onigiri. Setelah ke minimarket, kami menggunakan KRL untuk pergi ke Masjid Istiqlal dan melaksanakan sholat dzuhur. Di Masjid Istiqlal, aku merasa kecil karena masjidnya besar sekali! Saat aku dan Faris selesai sholat, kami sempat tersesat dan tidak menemukan nenek di area masjid. Saking lamanya, aku haus dan aku membeli segelas lemon tea dari stand disana seharga Rp.10.000. Akhirnya setelah 5 menit kami bertemu. Saat kami sudah bertemu, kami jalan kaki ke Stasiun Juanda untuk naik KRL lagi ke Stasiun Tanjung Barat untuk makan di Aeon Mall. Setelah makan, kami pulang menggunakan taxi online.

Itulah cerita perjalananku di Jakarta. AES kali ini sampai disini dulu. Kita bertemu lagi di AESku yang berikutnya! Salam Pipiw! 

Image from Pinterest

wibiarie
@wibiarie   2 years ago
Foto-foto Alfie pas mengunjungi ke tempat2 tersebut bagus juga disertakan Fie.. Keep posting.. Kereen..