Bahagia bagi banyak orang sering kali didefinisikan dengan berbagai cara. Ada yang menemukannya di perjalanan, dalam karier yang sukses, atau mungkin dalam hobi yang mereka cintai. Namun bagi diriku, kebahagiaan memiliki arti yang jauh lebih sederhana tapi mendalam kebahagiaan bagiku adalah saat aku bisa bertemu dengan mama.
Mama hanya pulang dua kali setahun, dan itulah saat-saat yang aku nantikan dengan penuh harap. Di antara ribuan hari yang berlalu, dua kali dalam setahun adalah waktu yang sangat berharga di mana kebahagiaan itu benar-benar nyata. Setiap kali mama pulang, kehangatan yang ia bawa seolah mengisi kekosongan di dalam diri. Setiap obrolan, pelukan, bahkan kehadirannya yang sederhana di rumah, seolah menjawab seluruh rasa rindu yang tak terungkapkan.
Dalam setiap hariku yang penuh kesibukan dan kesendirian, aku selalu merasa ada yang hilang. Ada ruang yang tak terisi, dan meski aku mencoba menemukan kebahagiaan dari hal-hal kecil di sekitarku itu belum cukup. Terkadang aku berpikir, mengapa bahagia itu terasa jauh?. Namun setiap kali mama datang aku menyadari bahwa kebahagiaan itu tak perlu dicari jauh-jauh. Ia hadir dalam kehadiran seseorang yang kita cintai, yang bisa membuat segalanya terasa utuh kembali.
Bahagia bagiku adalah sederhana, saat mama ada di dekatku semuanya terasa baik. Seperti dunia yang semula terasa sepi dan sunyi berubah menjadi tempat yang penuh cahaya dan kehangatan. Momen-momen singkat itu membuatku sadar, bahwa kebahagiaan tak selalu datang dari hal-hal besar. Kadang ia ada di dalam pelukan orang yang kita rindukan, di dalam tawa yang terucap setelah lama tak bertemu, dan dalam kehadiran seseorang yang menjadi sumber kenyamanan sejati.
Setiap perpisahan dengan mama selalu diiringi rasa sedih, tapi aku tahu bahwa kebahagiaan itu akan datang lagi dua kali dalam setahun. Dan bagi diriku, itulah definisi bahagia yang paling nyata. Sebuah kebahagiaan yang mungkin sederhana, tapi penuh makna. Sebuah kebahagiaan yang mengajarkanku untuk lebih menghargai momen-momen kecil, karena justru di sanalah letak kebahagiaan sesungguhnya.