AES092 Tentang Suratku
carloslos
Saturday December 28 2024, 2:45 PM
AES092 Tentang Suratku

Ngomong-ngomong soal surat, aku punya satu kenangan yang selalu bikin aku pengen ketawa tapi sambil nyesek. Dulu waktu SMP, aku pernah bikin surat cinta. Ya surat klasik banget, kan? Di era WhatsApp sekarang ini mungkin kedengarannya kuno. Tapi waktu itu, surat adalah cara paling romantis buat menyatakan perasaan meskipun seperti yang bakal kalian duga, hasilnya nggak selalu mulus.

Blundernya dimulai dari sini: aku nggak benar-benar dekat sama orang yang kutulis suratnya. Kita cuma saling tahu nama, suka sapa-sapa basa-basi, dan ya... cukup sampai situ. Tapi entah kenapa, saat itu aku yakin bahwa surat adalah ide brilian. "Biar kayak di film-film romantis," pikirku.

Surat itu aku tulis dengan sepenuh hati. Dengan kata yang puitis (tentu dengan metafora lebay yang nggak perlu), ada kata-kata manis, dan ada satu hal yang kusesali sampai sekarang: aku menulis surat itu tanggal 24 November  atau 2411. Itu tanggal aku berharap kita bisa jadian. Logika? Tidak ada, optimisme? Langit ketujuh.

Ternyata, suratku nggak seperti di film. Bukannya jadi kisah cinta yang mengharukan, surat itu malah jadi kisah blunder epik. Dia nggak marah sih tapi reaksinya... aduh, nggak enak banget. Dia cuma bilang, “Makasih ya suratnya. Tapi aku belum siap.” Dengan kata lain: Thanks, but no thanks.

Sejak itu, angka 2411 berubah jadi simbol rasa malu terbesar dalam hidupku. Setiap kali aku lihat angka itu di kalender, di plat mobil, bahkan di random kode undian, aku langsung keinget surat cinta yang gagal itu. Kayak ada trauma kecil yang diam-diam ngintip dari sudut otak.

Yang lucu 2 tahun setelah kejadian itu, aku dengar lagu “ Tentang Suratku” dari JKT48. Isinya tentang perasaan yang dituangkan lewat surat, tapi akhirnya nggak tersampaikan seperti yang diharapkan. "Biasanya aku tidak pernah menulis suratTapi entah kenapa aku ingin menulisnya untukmu. Apakah kamu mau membacanya?" Itu adalah monolog dari liriknya yang bikin nangis bawang. Saking relate-nya, aku sampai mikir "Apa JKT48 nyolong kisah hidupku buat lagu ini?" Karena ya, 11 12 banget sama apa yang kualami.

Tapi kalau dipikir-pikir sekarang, aku bisa ketawa sendiri. Surat itu meskipun gagal, tetap jadi bagian dari perjalanan hidupku. Dan kalau aku nggak pernah bikin surat itu, mungkin aku nggak akan belajar dua hal penting: pertama jangan buru-buru menyatakan perasaan. Kedua jangan pernah tulis angka tanggal jadian sebelum ada persetujuan dari pihak kedua.

Jadi buat kalian yang lagi mikir mau bikin surat cinta, pikirin lagi baik-baik ya. Tapi kalau udah kejadian? Nikmati aja prosesnya. Siapa tahu, itu bakal jadi cerita lucu yang bisa kalian ceritain bertahun-tahun kemudian, seperti aku sekarang. Oh dan satu lagi: hindari angka 2411. Trust me, itu angka sial.