Ternyata sudah lama tidak nulis, kali ini masih tentang si sulung. Bulan lalu dia baru saja menyeleseikan rangkaian pertandingan JYBA 2024 di Jakarta yang diselenggrakan oleh PakPok.id. Kompetisi baseball skala nasional yang berlangsung selama 4 bulan. Dia diminta ikut serta dalam tim yang isinya atlit U15, ketika itu usia nya baru 12th, satu satunya atlit SD di tengah atlit atlit SMP. Cukup kaget dan tersanjung ketika dia diminta, tapi juga deg deg an, apakah dia mampu berkontribusi maksimal untuk tim itu?apakah dia mampu mengimbangi kemampuan atlit di jenjang usia itu?
Semua keraguanku dia buktikan dengan poin demi poin yang dia hasilkan, sampai mungcul lah jululan kapten yang disematkan padanya oleh para seniornya. Oiya, ceritanya tim ini baru dibentuk 3 minggu sebelum pertandingan di mulai, waktu yang sangat singkat untuk pertandingan sekelas ini. Lokasi nya di Baseball field Jakarta Intercultural School di Jakarta Selatan. Tentunya tim tuan rumah isinya bule yang posturnya jauh diatas atlit lokal. Nama Timnya JIS Dragon. Baseball adalah olahraga nasional mereka jadi skill nya jangan ditanya yah, tulangnya ya baseball hahaha.
Tim tuan rumah ini jadi momok menakutkan serta ada tim Lorenz dr Jakarta yang juga langganan juara nasional, yg tentunya di segani semua tim baseball Indonesia. Long story short, si sulung dan tim nya berhasil juara 3. Posisi juara 1 Lorenz, tentu saja. Posisi juara 2 JIS Dragon. Jadi tim Gorgeous Bandung gak malu maluin lah juara 3. Tim yang dr awal dibentuk tidak diberi target, karena tujuannya latihan tanding kr lawan lawan mereka sangat kuat. Bisa juara 3 ya luar biasa, waktunya sangat singkat, bonding sesama atlit pun belum solid.
Naaaaah inti cerita nyaaaaa
Ketika ada pemberitahuan akan ada upacara, si sulung bertanya kepadaku : yah, aku perlu cerita gak yah ttg kejuaran yang terakhir?aku malu takut di kira sombong. Lalu aku bilang sama dia : nak, kamu cerita dulu aja, nanti kita liat respon nya, gak ada salahnya kok. Kan itu hasil kerja keras kamu. Naaaaah bbrp hr lalu dia tanya ke pihak sekolah, gini ngomongnya, kak kalo yang di panggil ke podium saat upacara itu gimana caranya, aku baru juara 3 di kompetisi JYBA 2024. Lantas dijawab oleh org ini : Baqir kalo mau naik ke atas podium, bukan karena menangnya saja, butuh proses bukan modal tanding terus menang, nanti adik adik yang lain mikirnya bukan karena proses tandingnya, tapi cuma gara gara mereka menang bisa naik podium.
Cerita lah si sulung, trus aku jadi berpikir, ooooo berarti tanding selama 4 bulan ke jkt tiap wiken itu bukan proses yang berarti, jadi akan dianggap cuma tanding trus juara 3. Hahahaha lucu yah. Si sulung sampe bilang bgini, ooo mungkin baseball mah gak dianggap yah, kalo olah raga yang populer mungkin lebih dianggap. Sedih dengernya, aku berpikir keras harus respon dia apa. Akhirnya yg bisa aku ucapkan hanya : Baqir, prestasi apapun itu hanya untuk diri kita sendiri, bukan untuk orang lain, apresiasi orang lain tidak berarti, yang paling penting kamu nikmatin prosesnya, hargai usaha kamu sendiri, nikmati hasilnya. That's it. Ini anak tiap ada kompetisi pasti ada yg ngajakin, Oktober ini ada kompetisi antar sekolah, yang bikin Salman Al Farisi, pesertanya nasional. Anak ini dideketin 2 sekolah, smp 2 dan taruna bakti. Akhirnya yang duluan deal smp 2. Artinya nama dan prestasinya di hargai diluar sana. Aku bilang sama dia, nak prestasimu di lihat dan di dengar di luaran, aku bangga sama kamu apapun karya dan prestasimu. Maju terus lakukan semua yang kau suka, gak usah pedulikan siapapun yang meremehkanmu, gak penting. Hahahaha. Ah ada ada aja yah. Untungnya mentalnya kuat dan ajeg jadi mudah untuk di buat semangat lagi.