AES16 Miracle of 7 [Hadits Rasul & Haji]
finsjournal
Monday March 21 2022, 4:25 PM

Selain dalam firman Allah SWT, Rasulullah SAW juga banyak menyebutkan angka 7 dalam hadits. Berikut beberapa hadits yang memuat angka 7 di dalamnya.

Ketika Rasulullah SAW menerangkan hal-hal yang merusak, beliau membatasinya pada 7 hal. Beliau bersabda: “Jauhilah tujuh hal yang merusak”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Tentang malam lailatul qadar, beliau bersabda: “Aku datang untuk menjelaskan lailatul qadar kepada kalian, namun fulan dan fulan saling berdebat sehingga akhirnya diangkat (lailatul qadar), dan semoga menjadi lebih baik buat kalian, maka dapatkanlah (lailatul qadar) pada hari ketujuh, enam, dan lima”. (HR. Bukhari)

Begitu juga dalam hal ibadah, Rasul mengulang angka tujuh dalam surat al-Fatihah sebagai surat wajib yang dibaca dalam sholat. Selain itu Allah SWT telah menjadikan 7 anggota sujud dalam sholat; 2 kaki, 2 lutut, 2 telapak tangan, dan 1 dahi. Rasul bersabda: “Aku diperintah untuk bersujud dengan tujuh tulang”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Tujuh golongan yang akan dinaungi Allah SWT dengan bayangan-Nya pada saat tiada naungan kecuali dari bayangan-Nya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ketika menerangkan kezaliman dan mengambil tanah orang lain tanpa alasan, beliau menjadikan angka 7 sebagai simbol azab pada hari Kiamat. Beliau bersabda, “Orang yang menzalimi orang lain walau hanya beberapa jengkal tanah, akan dikalungkan azab dari tujuh bumi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk membaca doa berikut 7 kali untuk meminta kesembuhan. Rasul bersabda: “Aku berlindung kepada Allah SWT dan kekuasaan-Nya dari keburukan apa yang kudapatkan dan kutakutkan.” (HR. Muslim)

Makan kurma sebanyak 7 biji. Rasulullah bersabda: “Barangsiapa makan 7 kurma ajwa di pagi hari setiap hari, maka pada hari itu, dia tidak akan terkena racun dan sihir”. (HR. Bukhari dan Muslim)

miracle of 7.jpg 

Hadits Rasulullah SAW tentang puasa di jalan Allah SWT menjelaskan pahala yang besar yang disiapkan Allah SWT bagi pelakunya. Nabi bersabda: “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah SWT, kecuali Allah SWT menjauhkannya berkat puasa sehari itu dari neraka sejauh 70 musim gugur”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ketika seorang sahabat meminta beliau menjelaskan rentang waktu untuk mengkhatamkan al-Quran, Rasulullah bersabda: “Khatamkan al-Quran setiap 7 hari dan jangan lebih cepat dari itu”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW membaca istighfar 70 kali sehari, Beliau menerangkan kelipatan pahala dalam sabdanya, “Setiap perbuatan manusia menggandakan kebaikan dengan 10 kali lipat, sampai 700 kelipatan”. (HR. Muslim)

Ketika mengajarkan cara berlindung kepada Allah SWT untuk menghilangkan kegelisahan, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mengulang-ulang pembacaan ayat berikut sebanyak 7 kali, Firman-Nya: “Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain Ia. Kepada-Nya aku berserah diri. Dia adalah Tuhan Arsy yang agung”. (QS at-Taubah: 129)

Berkaitan dengan ibadah Haji, tawaf berkeliling ka’bah sebanyak 7 putaran, sa’i antara shafa dan marwa sebanyak 7 kali, serta melempar jumrah 7 kali.

Itulah beberapa hadits Rasulullah SAW yang memuat angka 7 dari referensi yang saya baca. Sebetulnya masih banyak lagi, tapi itulah contoh-contoh yang utama.

Pertanyaan terbesar yang kemudian muncul adalah, “Mengapa harus angka 7?” Sebuah rahasia Tuhan, kita hanya perlu meyakini dalam Iman.

 

Salam,

 

NB : Foto susu kurma yang saya temukan di warung kelontong dekat rumah, entah kebetulan namanya “Tujuh Kurma” atau memang si pembuat terinspirasi dari keistimewaan angka 7 ini. Susu kurma nya enak kok!! Hahaha...