Akhirnya sampai juga kami di penghujung TP17, diakhiri dengan evaluasian dan syukuran yang menurut saya sangat meriah… Diliputi energi baik, rasa kekeluargaan, berbagi cerita dan mendengarkan.
Bagi pribadi, genap sudah saya menjalani keseharian di Semi Palar, sebagai seorang fasilitator kelas, sebagai anggota keluarga baru, dan sebagai penghuni rumah belajar Semi Palar.
Sepanjang perjalanan saya mencoba menikmati setiap kejadian, mengamati, menelaah, mempertanyakan, bercerita, berkeluh kesah, tertawa, juga menangis bersama. Saya masih ingat pertama kali menginjakkan kaki di rumah ini, melangkah, merasa perlu mengosongkan dan memberi ruang di kepala ini untuk bisa menerima hal maupun sudut pandang baru.
Namun, tak diduga sepanjang saya mencoba membuka dan mengosongkan pikiran, diri dan hati yang tertutup rapat juga mulai terbuka sedikit demi sedikit. Terutama proses fasilitasi di kelompok Gatrik, anak-anak manis yang berproses bersama di TP17 ini seakan menjadi cerminan diri. Setiap hari kebersamaan kami, sinarnya memancar jauh kedalam diri, membuat lubang-lubangnya terlihat jelas. Setiap program yang kami jalani bersama, seolah menemukan kepingan-kepingan yang tepat menutupi lubang-lubang itu.
Hingga sampai di hari ini. Merasa lebih hebat? Tentu saja tidak sama sekali… Merasa lebih tahu? Tentu semakin banyak muncul pertanyaan baru… Hanya saja, siklusnya mulai tergenapi.
Saat berbagi, banyak hal yang saya resapi. Setiap dari kami memaknai perjalanan di TP17 dengan bermacam cara dan warna. Mulai dari anak panah hidup dan busurnya, ada yang menaruh ekspektasi maupun mengalir saja, ada yang merasa diri gagal namun akhirnya terpatahkan, dengan semua semangat-semangatnya dihadirkan dalam naungan pendopo yang terasa hangat.
Itulah secuil cerita tentang hari dimana kami semua bersyukur atas perjalanan dan petualangan kami bersama di TP17. Tentu saja jauh dari sempurna… Namun, saya tidak akan melupakan spiritnya. Satu hal yang pasti, saya mulai selalu bersyukur untuk setiap hal yang saya alami sekecil apapun itu. Tidak boleh merasa besar, karena ada yang Maha Besar… Setiap gelombang energi akan saling bertemu, saling menarik ataupun akan saling menolak. Ikuti arusnya, namun tetap harus punya kendali atas diri.
Mari berjeda…
Mengosongkan sedikit isi dalam diri…
Bersiap menerima sesuatu yang baru…
Menyambut TP18 dengan semangat yang terjaga…
Salam,