belum beres wkwk!!!
Sebelum kami pulang sekolah hari ini, Kak Leo seperti biasa membriefing mengenai kegiatan hari esok dan tugas yang hari ini harus dituntaskan.
Kami diberi tugas untuk riset sederhana dan menyimpulkan bedanya 3 kata Value, Spirit, dan Essence, lalu menyambungkannya dengan materi hari ini.
Berdasarkan riset sederhana ku,
Value
Value, atau nilai adalah sebuah kata kontekstual yang sangat sering kita temukan dimana-mana.
Value secara general memiliki arti kepentingan, kegunaan, dan manfaat dari sesuatu bagi seseorang atau kelompok. Nilai adalah sebuah kata yang sangat subjektif dan dapat berbeda bagi setiap individu, di mana sesuatu yang dianggap bernilai tinggi oleh seseorang belum tentu memiliki nilai yang sama bagi orang lain. Secara umum, nilai mencakup semua manfaat yang dirasakan dari kepemilikan atau penggunaan sesuatu, baik itu manfaat fisik, emosional, atau ekonomi.
Spirit
Spirit, atau semangat jiwa adalah kata yang mengidentifikasikan kehadiran seseorang atau suatu hal.
Spirit memiliki arti kepenuhan dalam sebuah kehadiran sesuatu termaksud benda, individu, kelompok, binatang, dan lainnya. Seperti value, spirit adalah sebuah kata yang subjektif dan dapat memiliki berbeda-beda bagi setiap orang. Kehadiran dapat diukur dengan kepenuhan akan kehadirannya (hadir penuh). Hadir penuh dapat memiliki arti yang juga berbeda-beda bagi setiap individu. Bagiku hadir secara penuh memiliki arti bahwa orang atau sesuatu itu hadir dengan sadar, dan utuh. Contohnya bagi manusia, paham benar kenapa kita hadir ke sekolah dan mendalami kehadiran kita sehingga semangat dan usaha kita dalam hadir sekolah terasa menjadi mudah dan seringkali menjadi seru.
Essence
Essence, atau esensi adalah sebuah kata dari bahasa Latin yaitu essentia yang artinya ada.
Essence selalu kita temukan dalam suatu hal dan yang menjadikan hal tersebut memiliki arti. Esensi mengacu pada aspek-aspek yang lebih permanen dari sesuatu yang berlawanan dengan yang berubah-ubah. Essence bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, setiap hal yang ada di dunia bisa kita temukan esensinya. Esensi memiliki arti makna dasar dari sesuatu, contohnya esensi dari agama adalah kedamaian.
Aku rasa risetku kali ini memakan waktu yang cukup lama karena selain dipotong oleh tidur siang, aku juga sepertinya memiliki spirit yang cukup besar dalam mengerjakan tugas ini. Salah satu motivasiku sehingga aku memiliki spirit yang cukup besar adalah essence dari setiap value-value yang aku temukan pada tugas riset kali ini. ~ Sebenernya paragraf ini aku buat sebagai contoh langsung dari ketiga kata tersebut pada kegiatan keseharian.
Pada hari ini, di sekolah kami kedatangan tamu dari Dewi Bumi, yaitu Ka Fitri dan Yanuar. Kami belajar dan mengenali Dewi Bumi serta dipaparkan sedikit materi mengenai pengolahan ulang sampah.
Sepertinya ada banyak value yang aku temukan pada sesi hari ini kebanyakan mengenai nilai-nilai diri karena sebelumnya kami dipaparkan mengenai kepentingan dari respect dalam memperhatikan seseorang oleh Kak Leo. Value yang aku rasa paling penting yang aku temukan hari ini adalah rasa syukur. Nampaknya hari ini aku disadarkan oleh cerita Ka Fitri bahwa masih banyak sekali orang-orang yang belum sadar akan keperluan kita dalam mengelola sampah mereka. Aku bersyukur karena aku sudah bisa mendapatkan edukasi yang tepat sehingga aku dapat sadar akan keperluan kita dalam mengelola penghasilan limbah. Tidak berhenti dalam 'mengerti' aku bersyukur karena aku rasa sudah berada ditahap hadir secara penuh dan memiliki spirit yang cukup tinggi dalam mencintai lingkungan.
Pada sesi hari ini aku merasa bahwa spiritku cukup kuat terutama dalam rasa mendukung dan kagum atas usaha dan pengorbanan oleh Kak Fitri demi lingkungan. Aku dapat hadir secara utuh dan merasa engaged dengan cerita-cerita Kak Fitri hari ini. Banyak sekali hal-hal baru yang aku dapatkan pada hari ini, terutama dari esensi-esensi pada sesi tersebut. Essence yang menjadi inti paling utama pada sesi hari ini menurutku adalah kepentingan rasa altruisme dan berkorban. Egois adalah salah satu sumber masalah yang paling dangkal, dengan tidak egois nampaknya kehidupan manusia akan nyaman sekali. Dalam konteks sharing hari ini, dengan rasa altruisme masyarakat akan lebih terbuka dengan paparan edukasi dari Kak Fitri sehingga saat sampah rumah menumpuk mereka tidak menyalahkan orang lain.
Sumber:
Value:
Spirit:
Essence: