AES123: Catatan Buku KPB 6
haegenquinston
Friday February 18 2022, 12:47 PM

'Kelompok KPB Angkatan 5 mungkin menjadi salah satu angkatan KPB yang ganjil sendiri' pikirku saat masih K10, saat melihat kinerja kelompok-kelompok lain. Mengapa aku bisa terpikir seperti itu? Selama ini, mungkin aku merasa kelompok K11 Gobak Sodor ini kurang kompak dan 100% poll, sesuai dengan ekspektasi awal KPB-ku. Bukti dari pemikiranku tersebut adalah kurangnya kompetensi yang terdapat diriku, serta proyek kelompok.

Berdasarkan beberapa pengalaman sebelumnya, ada beberapa kali masalah kepemimpinan dan inisiasi dalam kelompok kami, termasuk secara diriku sendiri. 1 tahun lalu, pada bulan Maret, aku menjadi PIC/pemimpin kegiatan galeri seni yang sendirinya juga aku rancang. Kegiatan ini berjalan secara daring selama 2 bulan sebelum akhirnya website diluncurkan. Saat sedang sesi diskusi di sekolah, Kakak memberiku ruang untuk memimpin diskusi di kelas, forumnya secara diskusi bercatat. Karena tidak berpengalaman/kurang memiliki kemampuan memimpin dan suka tergantung keputusan orang lain, aku jadinya sempat bingung. Dengan jujur aku bisa bilang, kegiatan itu terjalankan dengan kurang baik karena aku tidak memiliki inisiasi saat diskusi. Janganlah menunggu orang lain kalau diri kita sendiri belum diinisiasi dan di-on kan.

Pepatah mentahan yang bisa didapat dari sini adalah 'Mun jadi ketua, sing baleg'. Maksudku yang sebenarnya sih, kita perlu melihat kapabilitas diri kita sebagai seorang ketua ketika sedang memimpin orang lain. 

Rupanya menjadi seorang ketua kelompok dan memimpin berbagai tanggung jawab, tidak se-sepele itu yang ku awalnya bayangkan. Tidak hanya sekadar berbicara, namun butuh keberanian, tekad, fleksibel dalam keputusannya, dan juga cerdas (secara psikologi untuk memotivasi orang lain).