Kemarin, aku mengikuti kegiatan vaksin periode kedua. Dalam prosesnya, sangat cepat berjalan tanpa hambatan dan tanpa antrian yang panjang. Setelahnya, aku langsung pulang, tidak merasa lelah sama sekali. Beberapa lama setelahnya, aku menyiram tanaman sambil santai. Sambil melamun, aku mengerjakannya seperti biasa, secara cepat. Karena lamunan itu, aku jadi banyak berpikir, dan berefleksi. Andaikan seperti waktu hening saja, di kebun sendiri.
Setelah itu, badanku terasa tiba-tiba semangat. Entah kenapa, ada suatu aliran energi yang besar, yang membuatku mengerjakan hal-hal dengan semangat dan optimal. Pertama, beberes rumah, lalu berlatih piano. Dalam aku sendiri berlatih piano, biasanya tidak main dengan terlalu lancar jika sedang malas. Tetapi aku memainkan lagu tersebut dengan cepat dan baik, dan baru sadar akan energi besar tersebut. Aku memainkan piano beberapa kali, selama 30 menit hingga akhirnya berhenti. Setelah berhenti, aku membantu beberes rumah hingga beres. Saat beres, tubuhku berasa lelah, dan berkeringat setengah mati. Padahal, aku sendiri merasa kegiatan yang dilakukan sebenarnya tidak terlalu melelahkan. Saat itu, aku beristirahat dan memutuskan bahwa saat itu adalah waktu yang tepat untuk tidur.
Karena habis vaksin dan karena momen tersebut, aku sendiri hari ini merasa lelah, mulai dari bangun pagi hingga sampai siang hari. Dalam kejadian 'semangat' tersebut, aku juga cukup yakin bahwa banyak energi terserap dalam kegiatan-kegiatan kecil, sehingga aku menjadi lelah. Meskipun begitu, aku tetap puas mengenai apa yang kudapatkan dalam momen tersebut, bermain lancar dengan maksimal.
Sebelumnya, aku juga pernah menonton video mengenai bermeditasi. Dalam bermeditasi, kalau kita benar-benar serius, akan mencapai keadaan dalam pikiran, yang terasa lebih nyata daripada apa yang terjadi seperti ini. Kalau kita benar-benar memaknai meditasi, pasti akan sangat bermanfaat. Aku sendiri juga telah merasakan manfaatnya, serta kecocokannya dalam suatu hidup. Menurutku, meditasi yang cocok bagiku sepertinya selama ini, adalah melamun dan berfikir. Lebih baik lagi kalau menutup mata dan fokus ke pernafasan, seperti kata Smipa.
Pengalaman dalam kehidupan pastinya banyak, terdapat momen-momen dimana kita sadar akan sesuatu yang telah ada selama ini. Kita juga terkadang menyadari akan sesuatu yang baru, yang membuat kita berpikir secara jernih. Kalau kit atenang dan sadar, kita bisa menghadapi apa pun masalah yang terletak di depan, aku yakin itu.