https://www.instagram.com/p/CVNYdWBpxHl/?utm_medium=copy_link
Pertanyaannya, ‘Seberapa sering Anda … diri?’
Pilihan jawaban untuk titik-titik tersebut adalah :
a. mawas, b. wawas.
‘Ya mawas atuh!’ ucapku dalam hati. Meski merasa yakin, tetap ingin tahu apa bedanya. Karena wawas kok terasa jarang sekali dijumpai. Jadilah kugeser postingan instagram IvanLanin tersebut. Eh ternyata.. wawas atau mewawas adalah meneliti, meninjau, mengamati, memandang. Semakna dengan introspeksi yang dimaksud. Sedangkan mawas itu artinya orang utan atau gendang yang terbuat dari tabung kayu dan kulit.. Salah dong! Jadi apa maksud istilah mawas diri yang selama ini banyak digunakan? Maksud hati adalah introspeksi atau mengoreksi diri, ternyata artinya diri si orang utan. Jauh betul.. Kesalahan yang sudah sedemikian sering sehingga menjadi kaprah. Lalu merasa heran dan jujurnya juga merasa diri arogan sih karena selama ini sampai tidak pernah tahu tentang hal ini, dan tidak pernah terpikir untuk mencari tahu.
Memang kedua kata ini, secara pengucapan ataupun penulisan sangat dekat dan mirip. Hanya berbeda 1 konsonan, M dan W. Apakah mungkin hal itu yang menjadi faktor penyebab kekeliruan selama ini? Tapi kan artinya jauh panggang dari api. Entahlah. Mengetahui penyebab jadi tidak sepenting menyadari bahwa mungkin ada banyak lagi istilah lain yang ternyata selama ini tidak digunakan dengan tepat, bahkan tidak diketahui atau disadari pula.karena ketidakacuhan diri.
Ah.. waktunya untuk wawas diri sepertinya..
Wah baru tahu! Terima kasih, kak!
waduh, saya juga baru tahu bahwa kata yang benar adalah "wawas".
"meta" banget jadinya, ya...kita perlu aware bahkan tentang awareness itu sendiri. hahaha. kita kudu wawas diri agar tidak menulis mawas diri.
Sama² baru tahu saya juga pak @joefelus pak @ahkam 😅 terlalu terbiasa sepertinya..
Saya yakin banget kak kalo disurvey 99% orang Indonesia taunya mawas diri bukannya wawas diri. Kalau sudah begitu apa tidak sebaiknya definisi di kamusnya saja yg dirubah ya? hahahahaha... 🤣 seriously shocking... 🙈
😄 hihi gitu ya.. kalo idenya diajukan ke KBBI gimana ya @aileenlais
Hahahaha... gatau yah sistemnya gimana itu kbbi. Kalau kaya Wikipedia bisa langsung usul dan rubah-rubah konten asik jg. wkwkwk... Tapi bahaya di salah gunakan pihak-pihak yg tidak bertanggungjawab. 😆