AES 131 Drifting Off
joefelus
Friday October 1 2021, 1:10 AM
AES 131 Drifting Off

Foto: Horsetooth Reservoir, July 2019

Hari ini terasa sekali bahwa musim sudah berganti, jaket tipis tidak mempan lagi dengan suhu udara yang tinggal 1 digit. Dari jendela kantor saya memandang keluar melihat dedaunan yang sudah sebagian menguning dan memerah di sana sini. Tampak ada sekelompok orang berjalan bersama sama, orang tua, pemandu dan beberapa anak muda.

Kelompok itu adalah mereka yang sedang tour keliling kampus untuk melihat fasilitas, gedung-gedung dan ruang perkuliahan. Mereka adalah kelompok yang bakal melamar menjadi mahasiswa di sini. Ya semacam pengenalan kampus slash promosi yang dipandu oleh kelompok sukarelawan, kebanyakan mahasiswa. Sambil memandangi mereka pikiran saya mulai menerawang.

Beberapa waktu mendatang saya mungkin akan jadi bagian kelompok ini. Entah di mana tapinya. Saya belum tahu! Tapi bermimpi memang boleh, masih gratis belum dipungut bayaran dan tidak kena pajak. Kadang pagi sekali ketika saya berangkat kerja saya berpapasan dengan sekelompok mahasiswa yang baru selesai drill olah raga pagi, mereka berjaket abu-abu dengan garis reflektor perak berbentuk segitiga membelah bagian dada. Pada saat-saat seperti itu saya sering membayangkan kalau si gondrong menjadi bagian dari kelompok itu, wah saya pasti akan sangat bangga! Apalagi kalau membayangkan pada saat kelulusan dimana mereka semua melempar topi toga ke udara! Itu akan sangat fenomenal!

Atau kadang membayangkan dia menjadi bagian dari kelompok mahasiswa yang tinggal di asrama dengan dinamika kehidupan perkuliahan. Wah itu bakalan seru buat dia. Pekerjaan saya memang sangat berdekatan dengan kehidupan para mahasiswa, kantor saya malah di lantai 1 di gedung yang bagian atasnya digunakan untuk suits para mahasiswa yang bersedia membayar lebih! Ya ada asrama yang termasuknya kelas mewah dengan AC dan penghangat plus kamar mandi pribadi, ada yang tinggal di kamar yang biasa saja dengan kamar mandi komunal. Tergantung kemampuan orang tuanya.

Saya pernah tinggal di asrama, co-ed! Istilah untuk asrama yang gabung laki dan perempuan, selama 5 tahun! Kamar mandi komunal, jadi memang butuh aturan yang jelas. Di sini setahu saya, asrama tidak co-ed, setiap lantai dikelompokkan, tidak bergabung. Ya memang agak beda karena asrama saya dulu adalah untuk graduate students bukan under graduate.

Ya, sebagai orang tua memang mengharapkan anak-anaknya mengalami perjalanan hidupnya semaksimal mungkin. Saya bukan orang tua yang ortodoks dan cenderung sangat terbuka dengan perubahan gaya hidup dari generasi ke generasi. Yang saya harapkan dan tekankan sungguh-sungguh hanya satu, tanggung jawab! Si gondrong boleh mencoba apa saja selama dia tahu risikonya. Anehnya justru dengan kebebasan yang bertanggung jawab ini, dia malah jauh dari masalah. Dulu saya selalu dilarang-larang justru semakin gencar berusaha mencoba diam-diam dan sembunyi-sembunyi! Kenapa saya berani membiarkan? karena saya percaya!

Apa sih serunya hidup dibawah kungkungan aturan yang sangat ketat? Mungkin saya termasuk orang yang terlalu nyeleneh, mungkin saja, walau saya merasa tidak begitu. Saya ingat dulu ketika masih jadi guru ketika melakukan perjalanan ke luar kota. Saya agak dicemberuti guru-guru senior karena membiarkan anak-anak bermain di halaman hotel hingga menjadi kubangan! Anak-anak bermain lumpur! Pemilik hotel malah mengeluarkan selang air dan duduk menonton. Itu menjadi peristiwa tak terlupakan oleh anak-anak dan jadi tradisi selama bertahun-tahun, di hotel yang sama, pemilik yang sama yang juga selalu mengeluarkan selang air! Beberapa dari mereka malah jadi orang tua di Smipa hehehe! Mereka tidak lupa! Tanyakan saja!

Tujuan saya hanya satu, hidup maksimal! Mengalami segala sesuatu secara maksimal! Itu saya jalani hampir seumur hidup dan saya tidak pernah menyesal. Tidak perlu membandingkan dengan teman-teman saya yang lain yang dibilang jauh lebih sukses bisa keliling dunia. Itu berbeda! Saya punya keasikan sendiri. Saya bisa berkata sudah hidup maksimal, berjuang maksimal dan nyungseb juga maksimal, semuanya tanpa penyesalan!

Ya beginilah hasil tulisannya kalau pikiran dibiarkan drifting off!