Ini tulisan ke empat saya yang terinspirasi dari filem Perfect Days. Sejujurnya filem ini sekarang sedang menjadi sumber belajar saya yang boleh dibilang paling penting. Kemarin sore setelah mengajak kakak-kakak Smipa menonton ulasan filem ini dari kanal youtube Tom's Thoughts yang menyoroti filem ini dari perspektif mindfulness atau MuShin, hari ini saya tergelitik untuk mengenal lebih jauh sosok pemeran Hirayama-san di filem tersebut.
Kemudian saya mengikuti wawancara Koji Yakusho bersama Tom Powers - sepertinya dalam kesempatan filem Perfect Days ini sedang ditayangkan di sebuah festival filem di Toronto, Canada. Video wawancaranya saya tempatkan di bawah ini.
Kenapa wawancara ini berkesan bagi saya - dalam konteks mengenal sosok Koji Yakusho adalah pertanyaan pembuka dari Tom yang kurang lebih seperti ini (saya terjemahkan lepas)
Q: "Apakah memerankan Hirayama dalam filem ini menantang buat anda karena di sepanjang filem ini nyaris tidak ada dialog yang harus diucapkan?"
Dan jawaban Koji adalah :
A: "Wah saya tidak terlalu suka filem yang banyak dialognya", lalu ia melanjutkan "Kata-kata itu saya pikir penting, tapi sebuah filem menjadi sangat kuat (powerful) di dalam momen-momen di mana tidak ada kata-kata di dalamnya"
Whoa... keren banget kan... I am definitely a fan. Saya pikir ini sangat berkorelasi dengan apa yang sering kita bahas - kita diskusikan melalui kata-kata silence, emptiness, suwung dan lainnya.
Lebih jauh dari itu saya melihat Koji Yakusho sebagai seseorang yang sangat rendah hati. Luar biasa. Sosoknya saya lihat tidak jauh dari sosok Hirayama yang diperankannya. Pemikirannya, sikap-sikapnya sangat mengesankan buat saya. Seperti halnya saya menyukai Morgan Freeman atau Robin Williams, sekarang saya punya aktor favorit satu lagi yaitu Koji Yakusho. Sosok yang bagi saya sangat karismatik.
Entah karena filem Perfect Days ini hadir pada saat yang tepat dalam kehidupan saya dan juga Semi Palar, saya pikir ini juga bukan sebuah kebetulan. Kemarin saya membuka Hari Belajar Kakak Smipa dengan doa dan salah satu yang saya bawakan dalam doa adalah sebuah kutipan yang berbunyi Kalau sang murid sudah siap, sang guru akan hadir. When the student is ready, the teacher will appear. Hal ini sangat saya yakini.
Dan tentunya, terima kasih semesta yang telah menghadirkan sosok Hirayama dan segala inspirasinya yang hadir diperankan oleh Koji Yakusho - sosok yang tak kalah istimewa. Salam.