AES 154 Bridging Generations
joefelus
Sunday October 24 2021, 12:14 AM
AES 154 Bridging Generations

Sambil nunggu laundry saya iseng-iseng buka Ririungan. Tiba-tiba ada email notification masuk, Bang Ahkam bilang di komen salah satu tulisan saya tentang hari Jumat kemarin, "Saya samar-samar ingetnya BJ & The Bear...masih kecil waktu itu. " Lalu saya tersadar bahwa mungkin saja tulisan-tulisan saya di AES selama ini sering kurang nyambung jika dibaca rekan-rekan yang lain. Ada gap generasi ini mah, pikir saya! Iya dong, kalau bang Ahkam saja samar-samar ingat BJ and The Bear, apalagi siswa-siswi Smipa? Jadi selama ini saya nulis apa? Apakah saya perlu menyesuaikan diri dan menulis sesuatu yang "generation gap friendly"? Bagaimana caranya itu?

Ya pagi ini sambil nyuci pakaian, belum mandi dan perut mulai keroncongan karena belum sarapan, saya berpikir begitu dan mulai menimbang-nimbang lagi topik apa yang harus saya pilih untuk menulis sehingga bisa dibaca dan dimengerti semua kalangan. Pada dasarnya yang saya pikirkan ini seperti orang melakukan survey pasar jika ingin membuka bisnis baru di lokasi tertentu. Untuk melihat kemungkinan bisnis bisa berkembang atau tidak, kita harus melihat pasarnya siapa, lokasi dan sebagainya sebab tidak mungkin kita buka bisnis steak jika surrounding nya mayoritas kelompok vegan yang hanya mengkonsumsi makanan nabati.

Ketika saya perhatikan lagi beberapa essay saya, ah sepertinya topiknya biasa-biasa saja, cuma cerita pengalaman-pengalaman yang biasa-biasa saja bahkan banyak yang garing hahaha.. jadi mungkin yang harus saya pikirkan bukan topiknya (karena sudah terlanjur garing) tapi mungkin ilustrasinya. Jelas lah mayoritas teman-teman di Atomic Essay Smipa tidak mudheng kalau saya ceritanya soal BJ and The Bear, sebab kebanyakan malah belum lahir, lebih parah lagi kalau saya cerita soal film yang berjudul Man From U.N.C.L.E, atau Jack And The fat Man, karena itu film antik yang terus terang saya juga cuma ingat judulnya saja sedangkan film nya sendiri samar-samar karena saya masih sibuk main mobil-mobilan dari kulit jeruk bali! hahahaha

Ya menulis buat saya juga masih dalam proses belajar. Yang saya lakukan sekarang adalah hanya menulis apa yang ada di dalam pikiran tanpa pernah secara serius belajar menulis, jadi wajar kalau isinya garing karena memang amatiran. Tapi yang saya pikirkan sekarang adalah bagaimana berusaha menulis sesuatu yang bisa dibaca dan dimengerti semua kalangan. Saya pikir mungkin sebagiknya saya memilih ilustrasi yang lebih bersahabat. Daripada bercerita tentang Trucker dan monyet yang ada di film BJ and The Bear untuk menceritakan soal truk besar, mungkin akan lebih masuk akal buat semua teman di AES jika saya pakai ilustrasi truk nya Optimus Prime dari Transformers! Tapi truk itu terlalu keren jika dibandingkan dengan truk yang saya tumpangi kemarin hahahaha...

Ya begitulah, menulis itu bagi saya harus melalui proses belajar yang panjang. Untuk sementara ini ya saya berusaha belajar bagaimana menulis jika ide yang ada di kepala sangat minim, bagaimana menulis essai hingga 250 kata padahal sebetulnya idenya misalnya hanya cukup dijelaskan dengan sebuah kalimat saja. Dan bagaimana menulis sesuatu yang sangat sederhana tapi bisa menjadi sesuatu yang enak untuk dibaca. Nah ini menurut saya pe-er yang harus saya mulai kerjakan sekarang, tidak usah yang keren-keren dulu. Namanya juga amatiran khan? Dan yang paling penting untuk saat ini adalah bagaimana juga agar bisa menulis sesuatu yang bisa menjadi konsumsi antar generasi tanpa harus menghadapi situasi "lost in translation" karena ada kesenjangan generasi, misalnya.

AES itu sudah memberikan kesempatan yang sangat unik untuk menjembatani gap antar generasi, sebetulnya. Liat saja, kita semua bisa berkomunikasi dengan baik tanpa sadar bahwa ada perbedaan usia hingga 30 sampai 40 tahun. Itu sudah berbeda setidak-tidaknya 1 hingga 2 generasi. Bayangkan Gen X, Millenial dan Gen Z bisa berdiskusi bareng dalam 1 komunitas. Keren loh! Mungkin ini saat yang paling baik dan istimewa untuk memanfaatkan komunitas ini.

Sebagai tambahan, foto di atas itu adalah foto BJ And The Bear! (Keukeuh! Hahahaha)

admin
@admin   5 years ago
Hahaha, nggak ada tersimpan di memori saya sama sekali wajah BJ-nya. Kalau wajah The Bear-nya, ada...karena semua simpanse mirip. wkwkwk. (wah, rasis ini ya terhadap spesies lain.)
joefelus
@joefelus   5 years ago
hahahahaha