AES 163 Olahraga Ala Matematika
joefelus
Tuesday November 2 2021, 3:56 AM
AES 163 Olahraga Ala Matematika

"Good Morning! Can you take care of Ram's horn today? Sue is out. I will get Braiden and Dex. Thanks!"

Tiba-tiba pesan dari boss masuk. Saya sedang berjalan sambil berusaha melihat ke depan karena sulit terhalang tetesan salju yang meleleh di kaca mata yang sudah mulai berembun. Ya, akhirnya salju pertama di musim ini turun sejak semalam walau sangat kecil dan langsung hilang ketika menyentuh tanah karena suhu masih terlalu hangat sehingga langsung meleleh. Pada suhu dan cuaca semacam ini, saya yang berkaca mata memang kesulitan, karena udara panas dari mulut dan hidung keluar dari bagian atas masker lalu membuat kaca mata saya berembun, lebih repot lagi karena salju yang jatuh menutupi kepala, wajahh dan sekujur tubuh saya sebelum langsung mencair membuat semua basah.

"Of course! I am already at Ram's Horn" Jawab saya.

Ram's Horn adalah nama salah satu dari sekian banyak Dining Centers dan kebetulan letaknya memang antara Bakeshop dan kantorku. Barusan ketika pesan pertama masuk, saya memang sedang kembali ke kantor setelah seperti biasa mampir di Bakeshop untuk mengambil berkas-berkas pekerjaan. Dengan tambahan RH, maka saya hari ini harus mengurus 3 production units dan 1 dining center. "Tak apa, toh biasanya hari senin memang agak membosankan sebab pekerjaan memang tidak terlalu banyak." pikir saya, lalu mulai berjalan melewati lorong tempat penyimpanan kotak-kotak yang berisi sirup, soda, roti dan sebagainya. Kemudian ada tangga dan saya naik ke lantai dua melewati dapur lalu ke kantor rekan saya yang berada ditengah diapit oleh dapur dan hall tempat penyajian dan para mahasiswa makan. Pagi ini belum terlalu ramai. 

"Ok, thank you! Lol. I figure you knew." timpal boss saya.

"Actually I don't, but I received the message when I was exactly in front of RH." Jawab saya.

"Ok ok. Haha. Good timing!"

Begitulah percakapan kami tadi pagi. Salah satu yang menyenangkan dengan tugas saya adalah menjadi floater alias keliling menggantikan rekan kerja saya yang tidak masuk, jadi saya tahu semua dining center karena saya sudah pernah bekerja di semua tempat. Saya mengenal hampir semua karyawan yang ratusan jumlahnya. Mangkanya pekerjaan saya jarang membosankan kecuali kalau semua kolega saya rajin bekerja, maka saya mati gaya alias bosan tidak banyak pekerjaan! 

Tugas di Ram's Horn cepat selesai. Pukul 9 pagi saya sudah kembali di Bakeshop mengurus perubahan menu untuk minggu depan. Matahari sama sekali tidak muncul hari ini, sehingga udara begitu dingin, kelabu dan salju mulai reda. Sore nanti katanya akan turun salju lagi, on and off hingga besok siang! 

Nah ingat akan nanti sore, saya langsung bersemangat. Ya, sore nanti adalah hari pertama saya kembali ke Gym! Saya sudah menyiapkan sepatu, handuk, pakaian ganti, baju olahraga bahkan peralatan mandi. Aplikasi di telepon sudah saya install ulang, BMR sudah saya masukan target. Data sarapan sudah saya masukkan, juga makan siang karena saya tahu siang nanti saya akan makan apa. Tadi pagi di data kalori yang saya bakar di kolam renang sudah saya masukan juga. Makan pagi + makan siang + kopi dan creamer sudah saya masukkan, total hanya 1097 Olahraga pagi 410. Saya masih punya tabungan sedikit di bawah 2000 Kalori. kalau saya makan malam 1500 kalori, saya masih defisit 500 belum ditambah olahraga di gym nanti. Target saya di awal ya yang ringan saja dulu, sekitar 400-500 saja. Hari ini saya defisit 1000!

Itu bahaya, tubuh saya bisa kewalahan kalau begitu. Saya harus menambah sedikit porsi makan siang. Tadi pagi total sekitar 500 karena saya hanya makan scrambled egg, sosis dan kopi, siang tadi hanya sedikit nasi (1/2 cup) dengan brokoli dan beijing beef. Itu hanya 600 kalori. Jumlah makan seperti itu baik jika memang tidak berolahraga, artinya memang tubuh saya hanya butuh sekitar 2600 kalori saja. Tapi tadi pagi saya olahraga dan juga nanti sore, nah itu sudah sekitar 1000 kalori dibakar, oleh sebab itu saya butuh asupan lebih banyak agar  defisit tidak terlalu ekstrim. 

Repot memang ya kalau mau sehat tapi malah jadi seperti belajar matematika hahaha!