Hari ini banyak kesibukan sejak pagi hingga malam hari. Karena akhir pekan kemarin saya bolos ke gym dan sibuk masak untuk merayakan hari jadi seorang sahabat saya, pagi ini akhirnya saya bisa kembali ke gym. Untung saya bisa dapat tempat di kelas olahraga tadi pagi, sebab ternyata itu adalah hari terakhir coach favorit saya, dia pindah kerja. Nah kelas tadi pagi full! ada 42 peserta kalau tidak salah. Coach ini memang sejak saya kembali olahraga lagi, satu-satunya yang mampu memotivasi hingga saya bisa membakar lebih dari 900 kalori, pelatih yang lain bagus juga, tapi Coach Shane memang asyik. Tadi pagi lagi-lagi saya bisa menembus 900! Sepertinya selain saya, banyak juga peserta olahraga yang lain yang suka dengan coach ini, sehingga hari ini ada yang membawa donat, es krim bahkan minuman. Sesudah olahraga selesai, minuman dibagikan, botol kecil (isi 1 shot), namanya Canadian Whiskey Fireball! hahahaha... ini memang whiskey Canada yang diberi pemanis dan rempah (cinnamon). Olahraga khan cenderung membuat tubuh kehilangan cairan, apalagi perut masih kosong belum sarapan, diberi minuman beralkohol ya pening lah! hahaha...
Selesai olah raga, saya mandi langsung cepat-cepat pulang menjemput Nina dan Kano. Acara selanjutnya adalah brunch bersama beberapa orang teman. Selesai makan kami langsung pulang ganti pakaian dan pergi ke luar kota. Hari ini kami akan menghadiri sebuah konser philharmonic Orchestra. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1 jam.
Sudah lama saya ingin menghadiri konser semacam ini. Selama ini saya hanya mendengarkan orchestra melalui CD, maka begitu ada kesempatan, saya langsung manfaatkan sebaik-baiknya walaupun tempatnya lumayan jauh.
Sambil menunggu philharmonic Orchestra dimulai, ada 4 orang musikus di depan, seorang pianis, peniup terompet, pemain bass dan pemain drum. Mereka memainkan Jazz! Serasa sudah lama sekali indra pendengaran saya tidak dimanjakan dengan dentingan piano, permainan drum dan bass yang sangat menawan memainkan musik jazz secara live seperti ini.
Pertunjukan philharmonic memang sangat menawan. Diawali dengan sebuah overture memainkan berbagai lagu natal membuat saya begitu terbuai. Aransemen demi aransemen dimainkan lalu diselingi paduan suara dan juga sekelompok musikus memainkan komposisi ala mariachi . Keren! Satu setengah jam lewat tanpa terasa. Pertunjukan diakhiri dengan Messiah, oratorio komposisi George Frideric Handel. Sesekali selama pertunjukkan saya harus manghapus air mata karena keharuan dan kebahagiaan yang saya rasakan. Harapan saya untuk hadir menyaksikan sebuah philharmonic orchestra akhirnya terwujud.

Hari ini ditutup dengan makan malam. Kebetulan saya memperoleh tempat duduk di debuah restoran yang pernah didatangi Willie Nelson, sudut itu memang didedikasikan untuk beliau. Meja penuh dengan foto-foto penyanyi kondang ini. Tidak ketinggalan ada kuncir dan bandananya yang digantung persis di dinding belakang kepala saya. Ini hari yang indah dan spesial. Sangat patut disyukuri dan tidak boleh dilupakan. Sayang kemampuan menulis saya sangat terbatas sehingga tidak bisa secara detail menceritakan keistimewaan hari ini***