AES 262 Photo
joefelus
Wednesday February 9 2022, 11:39 AM
AES 262 Photo

Saya mau nulis santai hari ini. Beberapa hari terakhir ini saya sibuk dengan urusan perijinan. Biasa setiap awal tahun saya harus memperbarui ijin kerja. Untuk menyelesaikan ini banyak sekali dokumen yang harus disiapkan terutama dokumen ijin tinggal yang harus diperbarui setiap tahun juga dan ini sangat tergantung pada kesigapan visa officer. Ini biasanya yang menghambat dan saya harus menunggu sekian lama, sementara ijin kerja seringkali butuh waktu yang sangat lama antara 3 hingga 5 bulan!

Sepertinya tulisan-tulisan saya di awal tahun isinya penuh dengan kesan "stress". Ya memang begitu, sebab pengalaman buruk pertama kali ketika ijin saya terhambat sehingga akhirnya saya kehilangan pekerjaan. Nah awal tahun memang saat saya stress. Untungnya sejak tahun lalu kami sudah melepaskan diri dari Fulbright dan secara resmi urusan Visa sekarang diurus oleh universitas yang kebetulan officer-nya adalah seorang yang sangat lekat dengan Indonesia. Beliau menjadi salah satu volunteer untuk kegiatan kebudayaan Indonesia. Jadi ya memang sejak tahun lalu stress saya lumayan berkurang karena semua urusan perijinan bisa diperoleh lebih cepat dibandingkan dengan officer dari Fulbright.

Salah satu syarat yang harus saya penuhi adalah melampirkan 2 lembar passport foto. Saya selama ini menggunakan foto yang sudah saya persiapkan dari Indonesia. Jadi dari tahun ke tahun fotonya ya itu-itu saja, foto yang saya buat dan saya cetak di Jonas Photo hahaha. Ya saya siapkan tepat untuk 5 tahun! Ternyata masa tinggal kami molor jadi tahun ini saya kehabisan foto. Saya harus foto dan mencetak ulang. Jadi tadi pagi saya ke Walgreens. Walgreens sebetulnya adalah pharmacy, apotek. Tapi disamping menyediakan obat-obatan mereka juga menjual kebutuhan-kebutuhan lain, jadi seperti Seven Eleven atau Circle K gitu lah. Nah di situ juga menyediakan pelayanan foto. Jadi tadi pagi ketika istirahat saya menyelinap dan pergi ke sana untuk foto. 2 lembar foto, plus 1 flashdisk untuk file nya saya harus merogoh dompet $20. Ya sudahlah, demi ijin!

Urusan foto memang selalu seru. Tahun lalu saya kedatangan tamu, teman SMA dari Indonesia. Tahu sendiri lah kalau turis itu selalu heboh dengan urusan foto. Setiap perhentian, foto. Ngisi bensin, foto! Makan siang, foto! Kalau dihitung mungkin bisa ratusan jepretan foto. Nah saya belajar sesuatu yang baru, entah ini benar atau tidak, kata teman saya kalau mau difoto sudutnya harus lebih dari atas untuk menutupi ketambunan di daerah tertentu, biar tidak kelihatan buncit! hahaha. Apa iya sih? Saya tidak tahu, tapi yang jelas dia begitu spesifik dan setiap dia mau difoto saya selalu diingatkan agar kamera selalu berada lebih ke atas. Dan yang jelas objek yang difoto harus tahan napas biar perut kelihatan rata hahahaha..

Sudah sejak awal Nopember saya kembali ke gym. Saya sangat serius dengan urusan olahraga, bahkan mungkin agak sedikit berlebihan karena frekuensinya semakin lama semakin kerap. Dari 2 kali seminggu, jadi 3 kali seminggu, sekarang saya sudah 5 kali seminggu bahkan kadang-kadang 4 hari berturut-turut saya pergi baru kemudian istirahat sehari, lalu mulai lagi. Nah selama kurang lebih 3 bulan saya sudah kehilangan onggokan lemak sebanyak lebih dari 9 pounds, target sebenarnya 1/2 pound setiap minggu, ternyata melewati target karena kalau dihitng-hitung saya kehilangan 3 pounds sebulan. Ya bagus lah, sekarang saya tidak perlu menahan napas lagi kalau difoto karena onggokan lemaknya sudah mulai menipis dan saya sudah bisa memakai pakaian yang sudah lama ditumpuk karena terlalu sesak hahahaha... Nah yang penting saya tidak takut lagi kalau difoto dan tidak perlu kamera diangkat tingg-tinggi seperti saran teman saya itu! Hahahaha***

You May Also Like