AES 299 Run With Distraction
joefelus
Friday March 18 2022, 5:31 AM
AES 299 Run With Distraction

Hari kedua di Port Townsend disambut dengan matahari yang bersinar cerah. Saya begitu bahagia karena sejak hari Sabtu saya hampir selalu tidak melihat matahari, hampir setiap hari hujan dan dingin sehingga saya tidak dapat berolahraga, sementara saya makan tidak ada habis-habisnya. Nah, pagi ini saya disambut oleh matahari yang bersinar sangat terang. Begitu saya membuka pintu kamar di lantai 2, saya disapa warna biru laut. Ya benar, kamar saya menghadap ke laut. Sahabat saya Len dan Joel sengaja memesan kamar yang pemandangannya menghadap pelabuhan, Point Hudson Marina.

Walau Baru saja mandi, saya langsung ganti pakaian olahraga, memakai monitor detak jantung, ikat pinggang yang biasa saya pergunakan untuk membawa HP karena saya menggunakan aplikasi untuk berolahraga, dan sebagainya. Saya memang dari Colorado sudah menyiapkan sepatu dan pakaian olahraga. Matahari adalah kode bahwa ini saat yang tepat untuk olahraga.

Di luar walau matahari cerah masih cukup dingin. Orang-orang yang mulai melakukan kegiatan menggunakan jaket dan baju hangat lainnya. Hanya saya yang mungkin dianggap gila karena pakai celana pendek dan kaos tipis dan mulai berlari. Tidak terlihat ada orang lain berolahraga pagi ini, hanya beberapa orang berjalan kaki dengan anjing mereka. Kebanyakan opa atau oma-oma yang sudah lanjut usia. Saya tidak peduli, di dekat hotel ada sebuah pelabuhan yang penuh dengan perahu, di samping situ juga ada tempat kemping yang penuh dengan camper van. Saya berlari ke pantai. Pantai sangat indah dan damai, saya tidak tahan untuk tidak berhenti berlari dan mengabadikan beberapa foto. Bunyi Seagull (burung camar) adalah satu-satunya yang saya dengar disamping debur ombak. Ini kedamaian yang jarang bisa saya rasakan.

Sesudah puas menikmati ketenangan, saya kembali berlari, kali ini mengambil jalan lain di depan hotel menuju lebih ke utara. Jalanan menanjak dan sangat bersih. Udara begitu segar dan jalanan masih basah bekas hujan kemarin malam. Ini lingkungan yang sangat nyaman dan begitu damai jauh dari hiruk pikuk. Saya akan sangat bahagia jika dapat menikmati masa tua di sini. Tidak jauh dari laut, bisa melihat pegunungan yang puncaknya masih ditutupi salju dan jangan kaget kalau halaman rumah sering didatangi tamu spesial, kijang! Ya saya melihat beberapa ekor kijang yang merumput di halaman rumah tanpa ada yang mengganggu. Kijang-kijang itu juga tidak merasa terganggu dengan kehadiran saya. Kami dapat hidup berdampingan dengan damai!


Di salah satu tikungan saya melihat tanda bahwa sekitar situ ada taman. Namanya unik karena diambil dari nama seorang kepala suku Indian: Chetzemoka. Taman itu tidak terlalu besar, ada sebuah gazebo di sana yang saya lihat dipergunakan oleh dua orang opa dan oma yang sedang bermeditasi sementara itu di lapangan rumput di samping gazebo itu ada sekelompok orang yang sedang melakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga, tapi entah apa. Saya hanya singgah sebentar, mengambil beberapa foto lalu melanjutkan lari saya, kembali ke selatan menuju pusat kota.

Pusat kota masih sangat sepi karena pertokoan dan restoran kebanyakan masih tutup, hanya kedai kopi dan pastry yang sudah mulai buka. Saya banyak berhenti, bukan karena kelelahan berolahraga, tidak sama sekali karena di daerah ini elevasinya hampir 0 karena benar-benar di batas permukaan laut, sehingga buat saya yang terbiasa berolahraga di tingkat elevasi 5000 kaki, ini sangat mudah dan tidak mengalami kesulitan bernapas. Saya berhenti karena banyak tempat yang indah yang sayang sekali jika saya lewatkan begitu saja tanpa diabadikan. Bangunan kuno dengan desain Victoria ada di sepanjang jalan di pusat kota ini yang sebetulnya hanya sebuah jalan saja. Cantik sekali dan sangat amat bersih, saya tidak melihat sampah sama sekali, bahkan trotoar yang luas sangat bersih tidak ada genangan air ataupun kotoran. Ini kota yang sangat terawat walau dengan banyak bangunan yang sangat kuno.


Entah saya sudah berapa kilometer berlari, saya memutuskan untuk kembali sesudah berhenti beberapa kali, yang terakhir saya berhenti di pelabuhan Ferry. Saya kembali melalui pusat kota dari sisi lain dan tiba di hotel tempat saya tinggal. Sebuah hotel kecil yang sangat cantik, milik Northwest Maritime Center. Hotel ini bertingkat 3, sangat cantik. di samping gedung utama ada 4 buah cottage kecil. Saya suka hotel ini. Kecil tapi cantik tidak seperti hotel-hotel besar yang tidak memiliki kepribadian. Pagi ini bagi saya sangat menyenangkan, lari pagi yang diwarnai banyak distraksi karena tidak mampu menolak banyak suguhan pemandangan yang indah dan saya sama sekali tidak menyesal berhenti di sana-sini karena kesempatan itu kemungkinan tidak akan terulang lagi. Sayangnya hari ini saya harus kembali ke Seattle. Kunjungan saya ke Port Townsend hampir berakhir. Beberapa jam lagi saya akan check out, menemui sahabat saya, Len dan Joel untuk makan siang lalu akan kembali mengemudi ke Kingston untuk naik Ferry menuju Edmond dan meneruskan perjalananan mengemudi ke Seattle.***


You May Also Like