AES 319 Wind
joefelus
Thursday April 7 2022, 1:30 AM
AES 319 Wind

Dua hari terakhir ini pusat informasi cuaca nasional memberikan peringatan tentang angin kencang. Yang namanya angin kencang di tempat saya tinggal itu tidak main-main. Angin kencang bisa menyebabkan kebakaran karena daerah ini memang daerah kering. Saking keringnya apapun yang bergesekan bisa mengeluarkan percik api. Saya memegang gagang pintu saja bisa mengeluarkan spark. Pernah melihat pemantik untuk menyalakan kompor gas? Nah kurang lebih percikan apinya seperti itu. Semakin kering semakin besar percikannya. Jadi dengan adanya angin kencang, kebakaran hutan akan dengan mudah terjadi. Kemarin pemadam kebakaran sudah mulai sibuk sebab ada salah satu hutan yang mulai terbakar.

Hari ini hingga sore nanti "warning" masih berlaku. Angin memang sangat kencang, sehingga saya memutuskan berkendaraan pagi ini karena suhu masih di bawah titik beku dan ditambah angin kencang maka sama sekali tidak nyaman. Hari ini katanya angin akan mencapai sekitar 50-an mile per jam, jadi sekitar 80km/jam. Itu lumayan kencang sebab dengan kecepatan 45mph saja manusia bisa terdorong. Kemarin di salah satu daerah malah tercatat sekitar 116mph atau setara dengan 186km/jam. Bayangkan bagaimana kencangnya. Angin dengan kecepatan 75mph bisa menjatuhkan orang yang berbobot 45kg hingga terlentang di tanah! Nah bagaimana jika 116mph? Anak-anak kecil akan lebih aman tinggal di dalam rumah jika tidak mau jatuh tunggang langgang diterpa angin lalu cidera. Untungnya musim semi baru mulai, jadi pohon-pohon masih gundul baru keluar sedikit pucuk daun, bahkan kebanyakan belum kelihatan. Bayangkan jika pohon-pohon sudah rimbun dengan angin kecang seperti itu. Banyak pohon akan tumbang!

Musim semi memang biasa terjadi angin kencang. Saya tidak mengerti soal geografi, tapi itu yang selalu saya alami selama tinggal di sini. Saya ingat cerita Kano waktu masih di SMP, anak-anak senang bermain di lapangan berlari melawan angin hingga jatuh terguling-guling di lapangan rumput. Angin ini juga yang katanya membantu penyerbukan dan penyebaran biji kemana mana. Lalu angin besar terjadi lagi di musim gugur. Ini paling berbahaya karena kebakaran hutan paling sering terjadi di musim ini. Di banyak daerah sekitar musim gugur malah merupakan musim tornado dan hurricane. Syukurlah di daerah saya karena mungkin di pegunungan maka hanya angin kencang, jarang ada tornado. Selama lebih dari 5 tahun di sini baru ada 1 kali tornado kecil yang touch down dan hanya mengakibatkan sedikit kerusakan. Angin memang dasyat!***

Foto: imgflip.com