Masih ingat beberapa hari yang lalu saya bercerita tentang mimpi tentang perjalanan besar saya seandainya memang diijinkan oleh Tuhan? Nah pagi ini perasaan itu kembali meliputi diri saya.
Hari ini adalah hari pertama long weekend karena hari Senin nanti saya libur, hari kemerdekaan Amerika, 4th of July, Independece day. Nah pagi ini saya sengaja bangun agak siang.
Sekitar pukul 7 saya akhirnya bangun, mandi, ganti pakaian olah raga dan berlari. Berlari di jalan raya itu sangat berbeda dengan di treadmills. Saya sering tergoda untuk berhenti berlari jika di atas mesin karena terus terang tidak banyak yang bisa dilihat, hanya angka atau titik-titik yang bergerak yang mengindikasikan bahwa saya masih bergerak. Membosankan! Tapi berlari di jalan raya saya banyak menyaksikan ribuan hal. Taman, pekarangan, rumah, orang-orang yang melakukan berbagai aktifitas, anak-anak kecil, binatang peliharaan dan sebagainya. Pikiran saya biarkan bermain-main. Di langkah-langkah awal menurut saya adalah yang paling berat, detak jantung semakin lama semakin cepat, paru-paru saya berusaha memompa lebih banyak oksigen karena tubuh melakukan aktifitas yang lebih berat dari sebelumnya. Ketika detak jantung dan paru-paru saya sudah terbiasa, maka saya bisa mulai berlari dengan ringan dan tidak ada lagi godaan untuk meminta berhenti karena tubuh saya sudah dapat menerima aktifitas ini dalam sebuah keteraturan. Pikiran saya pun mulai berkelana.
Salah satu orang yang saya kagumi karena melakukan hal-hal yang saya inginkan adalah Phil Rosenthal. Dia adalah seorang penulis dan juga produser film, salah satu yang terkenal adalah sitcom Everybody Loves Raymond. Yang membuat saya kagum bukannya menjadi produser atau penulis film, tapi adalah salah satu seri kuliner yang saya gemari, Somebody Feed Phil!
Di seri kuliner ini Phil keliling dunia. Ke Vietnam, Singapura, Mexico, Spanyol, Hawaii, Italia, Irlandia, Argentina, Afrika Selatan, Maroko, Korea dan banyak lagi. Pada prinsipnya segala hal yang dia lakukan membuat kecintaan saya pada makanan, pertemanan dan perjalanan semakin berlipat-lipat.
Sebetulnya apa sih yang membuat saya begitu tertarik pada makanan dan perjalanan? Sesuatu yang baru! Pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi itu memberikan suatu perasaan yang spesial, melakukan sesuatu yang belum pernah saya lakukan itu sangat menyenangkan dan membuat saya begitu bersemangat. Sebetulnya tidak perlu sesuatu yang "wah", yang sederhana saja sudah membuat saya bisa mengenang peristiwa-peristiwa itu. Mislanya dulu ketika masih remaja saya bersepeda ke kota lain, tiba di kota itu saya merasa begitu spesial karena untuk pertama kalinya bersepeda di sebuah tempat yang belum pernah saya kunjungi, makan makanan khas kota itu dan sebagainya. Mungkin saja dari hal-hal sederhana itu, menciptakan sebuah gairah yang terus menerus-menerus ingin saya ulang. Kalau dulu bersepeda, sekarang berkendara di tempat baru membuat saya merasakan kegairahan yang sama ketika dulu masih remaja bersepeda. Nah karena saya doyan makan, mengapa tidak mencoba makaan baru di tempat yang baru? Eksplorasi itu merupakan sesuatu yang sangat seru! Oleh sebab itu saya ingin menjadi seperti Phil yang bisa berpergian ke tempat-tempat baru di berbagai penjuru dunia dan mencoba makanan baru. Makanan bisa jadi salah satu cara mempelajari budaya! Nah wajar bukan jika saya begitu tertarik untuk berpergian ke berbagai tempat dan berwisata kuliner? Saya betul-betul ingin menjadi seperti Phil!