Alarm berbunyi membangunkan saya pukul 5 pagi. Di luar sangat sunyi, khas musim dingin. Di musim-musim lainnya bisa terdengar bunyi burung dan binatang lain, di musim dingin kebanyakan sunyi. Saya langsung meraih telepon untuk melihat apakah ada email masuk. Tidak biasanya saya melakukan ini, tapi hari ini saya ingin tahu.
Benar seperti yang telah diduga kemarin. Ada email masuk yang mengatakan kampus tutup karena cuaca buruk. Kelly, boss saya, kemarin mengatakan jika hari ini kampus tutup, maka dianjurkan kami semua bekerja dari rumah dan hanya mengerjakan yang termasuk dalam daftar prioritas utama saja, lalu selesai.
Saya bangun seperti biasa. Walau kantor saya tutup, tapi saya masih punya tugas mengantar Kano bekerja. Dia juga sudah bangun dan mengatakan hari ini masuk kerja lebih lambat karena cuaca, baru masuk pukul 7 pagi. Saya bergegas karena harus membersihkan kendaraan dari timbunan salju yang ternyata lebih dari 15cm tebalnya. Butuh waktu membersihkan karena kaca-kaca kendaraan tidak hanya tertutup salju tapi juga ada lapisan es yang harus dikerok agar saya bisa melihat keluar. Butuh waktu setidak-tidaknya 30 menit untuk membersihkan.
Salju memang sudah turun sejak kemarin sore ketika saya pulang dari Gym. Jadi memang tidak mengherankan jika timbunannya lumayan tebal. Itu juga menjadi alasan sekolah-sekolah dan kampus tutup karena jalanan sangat sulit untuk dilalui. Kendaraan mudah tergelincir. Itu yang saya alami sepanjang pagi ketika mengantarkan Kano ke tempat kerja. Berkali-kali roda tergelincir sehingga kendaraan saya yang memiliki sensor mengeluarkan peringatan.
Jalan-jalan utama memang sudah mulai dibersihkan, tapi jalan kecil sama sekali tidak tersentuh, jadi saya harus berhati-hati mengemudi di gundukan lumpur salju. Saya sengaja menggunakan istilah lumpur karena salju begitu tergiling akan berubah warna kecoklatan bercampur tanah dan debu sehingga seperti lumpur. Karena salju cukup tebal maka roda tidak punya cengkraman yang cukup terhadap aspal sehingga sering tergelincir dan otomatis sensor peringatan berbunyi. Yang perlu hati-hati adalah ketika berbelok, di sini kendaraan mulai tergelincir apalagi jika tidak memiliki 4 wheels drive. Yang penting adalah bergerak perlahan-lahan sehingga kendaraan memiliki cengkraman yang lebih baik dan tidak tergelincir.
Saya termasuknya bukan orang yang suka bekerja dari rumah. Saya merasa produktivitas berkurang dan banyak hal yang sulit dikerjakan karena fasilitas tidak cukup. Seperti misalnya bekerja di rumah dengan laptop dengan bekerja di kantor dengan 3 buah monitor. Banyak pekerjaan yang sangat sulit jika saya hanya memiliki 1 screen karena saya harus bekerja dengan menggunakan beberapa platform dan perlu tampilan yang besar. laptop tidak mampu melakukan itu. Bisa tapi tidak efisien. Jadi saya memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan di kantor besok. Semua tertunda, tapi memang itu tidak termasuk dalam daftar prioritas. Ya begitulah kalau snow day dan kampus tutup, tapi demi keselamatan saya rela bekerja seadanya di rumah. Lumayan untuk istirahat hahaha..