AES 695 Wajah Lain
joefelus
Wednesday April 19 2023, 1:34 AM
AES 695 Wajah Lain

William Shakespeare pernah berkata:" God has given you one face, and you make yourself another.”

Setiap orang pernah mengalami atau mungkin malah masih mengalami peristiwa dimana kita merasa ingin menjadi seperti orang lain. Misalnya saja saya, sejak dahulu saya selalu ingin menjadi seseorang yang pandai bermain piano. Membayangkan diri sendiri duduk di depan sebuah grand piano memainkan sebuah lagu yang indah sambil menikmati segelas minuman, merupakan bayangan yang begitu menakjubkan di dalam imajinasi saya.

Ini tidak semata-mata karena masalah penerimaan diri. Oh, saya sangat bersyukur dengan apa yang saya miliki, pengalaman yang sudah saya jalani. Saya tidak pernah menyesal menjadi diri yang saya miliki sekarang ini, sama sekali tidak. Tapi jika saja saya bisa memiliki sebuah keseruan lain, misalnya ya itu tadi, piano, maka tentunya akan luar biasa.

Nah di atas saya mengutip perkataan yang pernah diucapkan oleh William Shakepiere. Dia berkata bahwa Tuhan meciptakan wajah yang kita miliki sekarang ini, tetapi kita menciptakan wajah yang lain. Ini memberi kesan bahwa kita tidak mau menerima diri sendiri apa adanya. Begitu bukan? Tapi bukan itu yang ingin saya obrolkan hari ini. Kita ingin lebih! Itu adalah fakta. Melihat rekan-rekan kerja lain memperoleh gaji yang lebih tinggi atau mendapat promosi, kita senang dan berbahagia untuk mereka tapi kalau mau jujur, kita juga merasa seperti tertikam. Kenapa orang lain dan bukan diri kita? Itu adalah hal yang wajar. Itu menjadi pemicu kita untuk terus maju. Yang jadi masalah adalah apakah kita mau berjuang untuk itu atau tidak? Apakah kita mau berbuat sesuatu untuk mencapai itu atau tidak? Tanpa berbuat sesuatu ya kita tidak akan dapat berubah.

Seperti saya membayangkan jago bermain piano tapi tidak melakukan apa-apa, ya percuma saja. Kalau mau benar-benar mampu bermain piano mungkin saya harus mulai berlatih, membeli keyboard yang tidak terlalu mahal lalu mulai latihan. Tanpa itu ya hanya sebatas angan-angan semata. Tidak apa-apa kita ingin menjadi orang yang lebih baik atau menjadi sukses seperti orang lain atau memilih seseorang menjadi role model, tapi yang terpenting adalah apakah kita sudah memiliki versi terbaik dari diri kita sendiri?

Memandang orang lain, membaca tentang kesuksesan orang lain itu mudah. Kita bisa saja mengikuti mereka di Twitter atau Facebook. Itu dapat menghibur, memberikan sedikit distraction dan sejenak dapat melupakan masalah kita. Di pagi hari saya sering berjalan kaki sambil menikmati pagi yang hangat, sinar matahari yang mulai merayap naik sambil mendengarkan lagu. Kadang saya membayangkan diri sendiri duduk di depan piano sambil bernyanyi seperti John Legend. Itu semua menyenangkan! Itu hanya cara saya menikmati hiburan. Saya suka Fredy Mercury atau Bruno Mars dan kadang dipagi hari ikut bernyanyi (perlahan-lahan tentunya sebab suara saya jelek sekali hahaha) itu menyenangkan sekali, kenapa tidak? Sesekali membayangkan menjadi orang lain tidak ada buruknya, bahkan saya bisa membayangkan diri sendiri seperti Kermit menyanyi tentang Rainbow Connection, tidak apa-apa bukan? Pagi saya akan selalu terasa indah selama tentunya saya tetap dapat menerima diri apa adanya dan terus berusaha menjadi versi saya yang terbaik!

Photo credit: dumblittleman.com

You May Also Like