AES 850 Terapi
joefelus
Thursday September 21 2023, 11:43 AM
AES 850 Terapi

Kalau di Ririungan ini esai atau blog saya yang ke 850, di ruang blog pribadi, ini tulisan saya yang ke 981 hehehe.. Bawel Banget ya? Abis seru sih. Coba saja bayangkan ketika malam menjelang saat-saat istirahat, sesudah menjalani semua kegiatan sepanjang hari, yang tersisa hanyalah saat-saat tenang untuk merenung, mengevaluasi atau hanya sekedar  menelusuri kembali apa saja yang sudah dijalani sepanjang hari. Nah ini sebetulnya saat yang sangat cocok untuk menulis lalu membuat semacam kesimpulan akan hari ini. Kadang berhasil, kadang tidak, tidak jarang juga karena sudah begitu lelah lalu keinginan untuk berpikir yang berat-berat sudah luntur. Tapi banyak sekali manfaat yang bisa diambil karena secara tidak langsung kita berusaha melihat ke dalam diri sendiri.

Sudah hampir 4 minggu saya menjadi "perawat" 24 jam. Waktu operasi dan masa penyembuhan operasi lutut Nina sebetulnya sangat ideal karena bertepatan dengan waktu "sitirahat" saya dari pekerjaan. Jadi saya bisa merawat 24 jam sehari non stop. Sejauh ini proses penyembuhan berjalan dengan sangat baik. Nina sudah dapat menggunaka sepeda statis. Mulai dari menggerakkan pedal maju mundur hingga mulai membuat 1 putaran penuh. Itu butuh waktu lumayan lama karena sangat sulit dan menyakitkan. Sulit karena kaki masih bengkak dan memar hingga ke mata kaki. Sejak minggu lalu Nina sudah dapat membuat 1 putaran penuh. dimulai dengan 8 kali, lalu menjadi 15 kali, kemudian hampir 20 kali dan hari ini memecahkan rekor baru, sudah lebih dari 40 kali. Tidak hanya mundur tapi juga maju  seperti "ngegowes" sepeda. Sangat membanggakan walau tentu saja dengan melalui rasa sakit yang saya sendiri tidak bisa membayangkannya.

Walker dengan roda sudah hampir tidak digunakan lagi, Nina sekarang sudah lebih sering menggunakan tongkat dan untuk jarak jauh saya masih mendorong dia dengan kursi roda. Ini memang operasi besar, seluruh lutut diganti, jadi bayangkan otot-otot dan syaraf disekitarnya pasti terganggu dan butuh peyembuhan, jadi tidak hanya luka. Dokter-dokter "memaksa" Nina untuk menggerakkan lutut begitu operasi selesai.  Terdengar sangat kejam ya? Tapi memang harus begitu karena jika tidak lutut tidak akan berfungsi dengan normal. Otot dan syaraf juga harus "belajar" dan "diajari" untuk tidak mengirim informasi yang salah ke otak. Lucu ya kalau dipikir-pikir. Jaringan tubuh, otot, syaraf mempunyai mekanisme sendiri untuk "menjaga" diri, dan untuk itu sering memberikan informasi yang salah. Lutut harus bisa bergerak didukung oleh otot-otot tapi karena bengkak, otot-otot itu berusaha memaksa untuk istirahat, padahal seharusnya tidak karena kalau dibiarkan tidak bergerak maka lutut akan terkunci dan menjadi kaku, lebih sulit lagi proses rehabilitasinya jika sudah terlanjur begitu. Jadi memang Physical Therapy ini agak "kejam", memaksa lutut terus bergerak dalam keadaan bengkak-bengkak dan luka supaya dapat berfungsi dengan baik. 

Foto credit: capitalregionpt.com

You May Also Like