AES 857 Wonderful Wednesday
joefelus
Thursday September 28 2023, 11:13 AM
AES 857 Wonderful Wednesday

Judul esai saya kali ini memang karena iseng saja, walau memang sengaja dibuat sedikit superstitious karena walau sebenarnya semua itu hanya kebetulan dan random. Tapi ini fakta bahwa keberuntungan, kabar baik dan banyak hal menyenangkan yang terjadi pada diri saya seringnya muncul di hari Rabu! Sekali lagi ini karena kebetulan. Kejadian dalam hidup itu ada ribuan atau bahkan jutaan, sementara jumlah hari dalam seminggu hanya 7, jadi ya wajar saja banyak hal terjadi secara berulang-ulang di hari-hari yang sama. Kebetulan saja banyak hal yang tidak terlupakan dan luar biasa terjadi di hari Rabu. Nah sekali lagi ini iseng ya, jangan terlalu dipercaya. Menulis sesuatu yang iseng itu buat seru-seruan saja.

Eniwei, saya sudah sangat jenuh dan tidak sabar menunggu perijinan yang terus menerus tertunda. Bahkan kemarin saya membuka laman kantor imigrasi dan mencari informasi apakah saya bisa menghubungi seseorang untuk menanyakan perkembangan proses perijinan yang saya tunggu-tunggu. Tahu apa yang saya peroleh? Saya baru boleh bertanya nanti tanggal 16 Januari 2024! Sebelum tanggal itu saya tidak diperkenankan untuk bertanya dan mencari informasi. Parah! Ya sudah saya pasrah.

Godaan untuk berpikir macam-macam menjadi sangat tinggi. Tadi siang saya menghubungi salah seorang kenalan yang membantu seorang ibu dalam hal perijinan yang sama. Saya ingin mengetahui kapan dia mulai mengurus perijinan. Jawabnya, tanggal 31 Mei! Loh itu berarti beberapa minggu sesudah saya, dan dia sudah beberapa minggu yang lalu ijinnya keluar. Langsung saya merasa agak panik. Apalagi ketika saya dengar bahwa kenalan saya itu sebetulnya pada awalnya mengurus ijin bulan Desember tapi ditolak. Lalu dia mencoba mengurus ijin sekali lagi akhir Mei kemarin. Saya tambah panik bukan? Bagaimana jika saya juga ditolak? Untuk mengulang mengurus ijin lagi tentunya saya tidak akan punya cukup waktu. Nanti malah keburu pulang dan sama sekali tidak ada gunanya. Lagi-lagi saya harus pasrah.

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis, lupa mengutip perkataan siapa tapi pada intinya saya mengatakan,"Jangan percaya pada pikiran sendiri!", karena pikiran-pikiran itu biasanya hanya sebentuk penyaluran rasa khawatir dan menduga-duga apa yang mungkin terjadi walau pada kenyataannya belum tentu begitu. Nah tadi siang juga saya mulai terseret. Bagaimana seandainya ditolak? Bagaimana seandainya Boss saya bosan menunggu lalu akhirnya posisi saya diisi orang lain? Wah banyak sekali pikiran negatif yang hilir mudik. Untungnya (nah khan? Orang Indonesia selalu begitu hahahaha) Iya, untungnya saya rajin membaca dan menulis. Salah satu tulisan untuk tidak mempercayai pemikiran sendiri itu selalu mengingatkan saya untuk menjauhkan diri dari hal-hal negatif dan selalu berusaha mengumpulkan semangat dan berusaha terus untuk bersikap positif. Ya memang jujur saja, pikiran negatif selalu ada, tapi kemudian saya singkirkan dengan banyak hal yang sudah saya baca dan saya tulis. Sejauh ini memang lumayan berhasil.

Pagi tadi ketika memulai rutinitas hari Rabu, yaitu pergi ke klinik mengantar Nina untuk physical therapy, saya bangun dengan perasaan yang sangat positif. Somehow I believe that something great will be happening. Kemudian juga saya ingat beberapa bacaan bahwa sebaiknya kita selalu bersikap positif dan penuh dengan keyakinan, sebab hal-hal positif akan menarik hal-hal positif di sekitar kita, seperti magnet. Keyakinan yang baik juga akan mempunyai pengaruh sugestif sehingga sesuatu yang diharapkan akan lebih mungkin terjadi. Jujur saja, saya antara percaya dan tidak. Kadang pikiran kita mengatakan bahwa hal-hal semacam itu terdengar dan terkesan konyol. Tapi kemudian saya berpikir juga, apa ruginya? Jika kita yakin dan menjaga keyakinan sekuat-kuatnya lalu seandainya nanti tidak terjadi atau tidak terpenuhi toh tidak ada ruginya! Kenapa tidak saya coba saja?

Nah itu yang saya lakukan hari ini. Pikiran negatif saya singkirkan jauh-jauh bahkan tidak terpikir sama sekali. Keyakinan saya pegang erat-erat dan berusaha melakukan segala hal yang positif. Dan sore hari, menjelang pukul 4 saya buka lagi laman imigrasi. Tadi pagi tidak ada informasi baru, eh sore hari terpampang di sana bahwa ijin saya sudah disetujui dan kartu sudah dicetak. Saya tinggal menunggu kiriman lewat pos! Saya lngsung melompat dan berteriak gembira. Tidak disangka karena tadi pagi belum ada berita gembira, eh tiba-tiba di sore hari sudah ada.

Penantian hampir 5 bulan akan segera berakhir. Saya langsung email dan kirim pesan ke Boss saya untuk menyampaikan berita baik ini. Boss saya langsung menulis email ke atasannya dan atasan boss saya langsung menelepon serta membalas email. Besok semuanya akan mulai diurus. Memang butuh waktu untuk mengembalikan saya ke posisi pekerjaan semula, tapi tidak apa. Sudah cukup lama saya menunggu, ditambah 2 atau 3 minggu lagi tentunya akan mudah saya hadapi. Ini hari Rabu yang indah. Mungkin semuanya kebetulan. Kebetulan itu semua terjadi di hari Rabu. Tapi tidak ada salahnya hari ini saya gunakan untuk bersyukur.

Foto credit: medium.com