Sudah beberapa hari ini saya cegukan terus. Sangat menganggu dan menyebalkan. Awalnya ketika saya pulang dari Cheyenne kemarin di dalam kendaraan tiba-tiba saya cegukan dan tidak berhenti hingga mungkin lebih dari satu jam. Cegukan itu datang lagi berkali-kali. Hingga saat ini mungkin sudah yang ke-8 kali. Saya berusaha embaca banyak informasi, katanya jika tidak berhenti selama 24 jam, mungkin ada masalah serius. Lalu bagaimana jika berhenti lalu timbul lagi selama berkali-kali? Perlukan saya memberikan perhatian yang lebih serius?
Cegukan itu sangat menganggu, saya sulit tidur semalam bahkan subuh sekali saya sudah terbangun lalu terpaksa saya turun dan berusaha melanjutkan tidur d sofa karena takut cegukan saya menganggu Nina yang masih tidur. Jelas karena cegukan saya tidak bisa kembali tidur. Kemudian karena tidak bisa istirahat saya memutuskan mandi dan pergi ke supermarket pagi-pagi dan berencana membuat sayur asam. Saya berjalnji pada Nina yang harus banyak makan sayur dan mengurangi segala sesuatu yang berlemak. Saya sedikit curang, karenamembuat ayam goreng juga. Goreng-gorengan juga harus dihindari, nanti akan saya gunakan air fryer saja. Nah itu kegiatan saya hingga siang hari, sibuk masak di dapur. Kano yang tidak suka sayur asam, saya buatkan tumis ayam dengan jamur, sesuai dengan permintaannya karena beberapa waktu yang lalu dia saya ajak makan di Chinese restaurant buffet. Salah satu menu yang disajika n adalam ayam jamur ini yang rasanya manis pedas. Tentu saja saya hanya mengarang karena saya tidak tahu resepnya apa hahaha. Tapi Kano suka, jadi ya proyek saya berhasil.
Sore hari saya dan Nina pergi menuju rumah sahabat saya untuk menjemput dia dan kami bersama-sama menuu ke kota tetangga untuk menyaksikan konser. Pentatonix konser lagi! 2 tahun berturut-turut saya pergi menyaksikan konser mereka. Pentatonix adalah grup penyanyi acapella. Mereka adalah grup yang sangat berbakat. 4 orang pria dan seorang wanita. Salah satu diantara mereka adalah pemain beatboxer, yaitu membunyikan suara alat musik dengan hanya menggunakan mulut. Saya pernah bercerita tentang mereka tahun lalu. Nah, tahun ini karena ada kesempatan kami nonton lagi. Memang tiketnya lumayan mahal, tapi kapan lagi? Tahun depan saya tidak akan mungkin dapat menyaksikan mereka lagi karena sudah kembali ke tanah air.
Pukul 6 sore pintu gedung konser dibuka. Sementara pertunjukan baru satu jam kemudian. tahun lalu sebelum mereka tampil, ada kelompok penyanyi pembuka dan bernyanyi seama 30 menit, sekarang mereka sudah punya konser sendiri bahkan katanya mereka juga sedang tour. Bisnis pertunjukkan di Amerika memang sangat luar biasa, yang namanya konser hampir setiap waktu ada, tinggal pilih sendiri. Membeli tiket juga secara online, jadi memang sangat mudah lalu ketika masuk kita hanya perlu menunjukan barcode atau QR, tidak perlu memiliki tiket fisik. Jaman sekarang emmangs egala sesuatu menjadi sangat mudah karena teknologi.
Pertunjukkan acapella ini berlangsung selama 45 menit, lalu istirahat dan dilanjutkan sesi kedua hingga hampir pukul 9:30. Saya begitu puas menyaksikan mereka menampilan harmony yang xangat luar biasa. Tidak menyesal harus meroh=goh kantong dalam-dalam. Menjelang Natal memang banyak sekali konser yang bertemakan akhir tahun, saya tertarik juga menyaksikan Colorado Philharmonic. Saya nanti akan pilih pertunjukkan mana yang saya ingin saksikan, salah satu yang mereka tawarkan adalah menampilkan karya-karya Handel. Ini sangat menarik tapi saya belum memutuskan yang mana.
Saya sudah terlalu lelah karena kurang tidur dan terus menerus cegukan serta batuk-batuk sisa Covid kemarin, jadi hari ini tulisan saya hanya bercerita tentang kegiatan hari ini. Hanya itu yang hinggap karena saya tidak mempunyai ide yang lebih baik.