Saya duduk di sebuah cafe untuk makan siang sesudah mengantar Nina ke kampus untuk mengurus kartu kepegawaian. Sambil menunggu, setelah memesan beberapa jenis makanan saya mendengar Bruno Mars mengalunkan lagu-lagu populer yang sudah mengorbitkan dia selama 1 dekade terakhir ini. Serentak saya langsung mengingat seorang teman kantor. Pada masa-masa awal kami hanya berdua berbagi ruangan kantor yang besar sebelum kemudian lebih banyak orang mulai menempati sudut-sudut kantor yang lain. Saat itu saya sering memutar lagu-lagu populer dan salah satunya adalah Bruno Mars, terutama lagu yang berjudul Talking To The Moon. Teman saya ini sering mengomentari lagu ini dan kemudian menjadi semacam pengingat interaksi kami berdua di kantor.
"Jo, one of the hourly plays Just a Gigolo. It reminds me of you." Kata teman saya itu beberapa hari yang lalu. "That makes me sad." Katanya lagi.
Saya juga memang sering memutar lagu jadul ini. Versi yang sering saya mainkan dinyanyikan oleh Louis Amstring sementara pengarangnya sendiri adalah Irving Caesar yang kalau tidak salah dirilis sekioytar tahun 1928 atau 1929, saya tidak ingat. Lagu ini memang lucu dan saya selalu tertawa-tawa dan ikut bernyanyi ketika lagu ini diputar, apalagi sesudah garrett berbagui kanyor dengan saya dan dia sangat sering memainkan lagu=lagu lawas sehingga walaupun dia baru berusia di awal 30-an saya sebut sebagai baby boomer karena selera musiknya yang jadul.
Saya memang masih terus menjalin komunikasi dengan mereka walau saya sudah berada di Indonesia. Biasanya saya melalui Microsoft Teams yang merupakan salah satu aplikasi yang kami gunakan di tempat kerja. Saya masih dapat menggunakan hingga awal bulan depan ketika semua kredensial saya akan terputus. Hingga hari ini saya masih memperoleh email dari beberapa vendors yang harus saya forward ke rekan-rekan kantor untuk ditindaklanjuti. Hampir setiap hari kami membandingkan hasil bermain wordle, strands dan connections. Saya sungguh merindukan suasana kantor dipagi hari. Dan saya juga tahu mreka kehilangan saya. Terbukti di dinding cubical saya ada tulisan yang disusun dari push pin atau tacks yang berbunyi Jo dengan sebuah sad face emoji disebelahnya.
Saya memang dirundung kesedihan pagi ini. Sambil menunduk saya mulai menikmati santapan yang tersaji di hadapan saya. Makanan yang sangat enak berupa nasi goreng, sate, nasi campur dan masak terong. Ini mungkin salah satu makanan terenak sejak kami tiba di Bandung. Daftar makanan yang sudah saya nikmti selama 10 hari ini terus bertambah dan ityu menjadi semacam highloite dari hari-hari yang kami lalui.
Besok saya akan mulai menghubungi tukang-tukang. Mudah-mudahan proyek perbaikan dapat segera dimulai dan saya bisa mulai menjalani hari dengan lebih normal. Sayup sayup sura Bruno Mars msih terus terdengar:
I know you're somewhere out there, somewhere far away
I want you back, I want you back
My neighbors think I'm crazy, but they don't understand
You're all I had, you're all I had
At night, when the stars light up my room
I sit by myself
Talking to the moon
Tryna get to you
In hopes you're on the other side talking to me too
Or am I a fool who sits alone talking to the moon?
Oh