AES 1269 Obrolan Pagi
joefelus
Tuesday December 10 2024, 8:02 AM
AES 1269 Obrolan Pagi

Hari Selasa seperti biasa saya bangun lebih pagi karena Nina ada jadwal ke kantor, jadi saya sebagai suami yang baik dan penuh kasih sayang (cieeee... hahaha) bangun awal untuk menyiapkan bekal. Dapur memang domain-nya saya, walau saat ini masih penuh debu dan baru ada sebuah kompor darurat 1 tungku yang biasa digunakan para tukang memasak air untuk kopi, tetap itu "milik" saya. Jadi saya sibuk menyiapkan bekal, ada kopi, menu sarapan termasuk rujak untuk cemilan. Saya memang punya mangga cengkir mengkal, dan ada bumbu rujak.

Semua selesai ketika Nina sedang bersiap-siap. Saat itu masih pukul 5 pagi. Saya mendapat sebuah pesan dari seorang sahabat tentang pastrami. Soal ini , saya pernah menulis tentang Pastrami reuben di AES: AES 13 Pastrami Reuben  Nah pagi-pagi kami sudah ngobrol panjang lebar tentang daging olahan ini yang biasanya menggunakan brisket (sandung lamur?) serta jenis roti apa saja yang seharusnya digunakan.

Sampai di sini saya mulai sadar bahwa jika saya ingin makanan seperti ini, maka satu-satunya cara, jika ingin puas, ya harus membuat sendiri! Saya belum pernah melihat roti marble rye selama di tanah air, mungkin harus ke ibu kota yang banyak penghuni diasporanya yang mengkonsumsi jenis makanan ini. Kalau saya misalnya jualan di Bandung belum tentu laku sebab banyak kemungkinan jenis makanan ini tidak dikenal.

"Pake daging lokal bisa engga, Jo?" Tanyanya

"Hmm.. daging lokal biasanya alot karena jenis sapi dan cara pembiakan yang berbeda. Kalo bisa cari brisket impor atau bahkan corned beef akan lebih mudah. Bukan corned beef kornet loh yang pakai daging cincang, tapi corned beef utuh" Kata saya lagi

Saya langsung melamun. Nanti jika peralatan masak saya sudah lengkap, mungkin saya akan bisa membuat corned beef atau brisket dengan daging lokal yang tentunya akan membutuhkan perlakuan khusus. Saya langsung bersemangat. Membayangkan saya membuat corned beef atau pastrami.

"Mungkin kita bisa buat cornbeef pakai sandung lamur lokal, kita bumbui dan rendam lalu pakai presto. Sesudah itu kita bumbui lagi dengan rempah pastrami baru di broil agar agak gosong karena kita ga punya smoker." Kata saya

Kalau sudah ngobrol soal makanan, biasanya yang semula hanya wacana, bisa berakhir dengan pesta pora hahaha. Itu yang saya pikirkan sambil mulai membuat rencana dalam pikiran tentang dimana saya bisa mencari keju swiss yang baik, saurkraut dan memikirkan cara membuat dressingnya dari scratch. "Hmm tapi lalu rotinya bagaimana?" pikir saya lagi.

Pagi-pagi saya sudah mulai berkutat dengan kegiatan memasak atau makanan. Eh sedang asyik begitu saya membaca esainya mbak @sanya tentang sarapan: Cerita Sarapan Hari Senin Nyambung sekali hahaha... Mbak sanya malah cerita tentang spekulasi yang mereka pikirkan mengenai tukang baso, apakah dia itu intel, malas atau lainnya karena jualannya tidak lengkap. saya malah memberikan komentar lebih ngawur lagi, jangan-jangan teroris yang menyamar jadi tukang baso! hahahaha

Pagi ini memang seru. Menyiapkan makanan utuk Nina, ngobrol makanan dengan seorang sahabat dan membaca essai tentang makanan juga. Nah sekarang saya harus cepat-cepat sarapan sebab rencananya saya akan pindah kamar supaya kamar yang saya tempati dapat segera diselesaikan pengecatannya oleh crew cat. Mudah-mudahan rumah cepat selesai supaya saya bisa seru bermain-main di dapur dengan banyak rencana membuat experimen makanan baru!

Foto credit: beyondthebayoublog.com

sanya
@sanya   2 years ago
Wah saya bersedia sekali jadi pencicip pak kalau idenya ter realisasi 🤤
joefelus
@joefelus   2 years ago
Hahahaha :)