AES 1270 Masih Tetap Sama
joefelus
Wednesday December 11 2024, 9:43 PM
AES 1270 Masih Tetap Sama

Akhirnya, 90% interior rumah selesai. Saya tinggal menunggu pintu depan yang masih dalam proses fabrikasi di Tangerang dan akan dirikim di awal minggu depan lalu bagian depan rumah saya akan dibongkar dan pasang pintu serta jendela baru. Memang masih ada 3 proyek lagi, mengganti pintu-pintu kamar karena saya sudah terlalu lelah dengan masalah rayap. Rumah saya sudah berusia hampir 30 tahun sehingga memang sudah saatnya mendapat major upgrade. Dinding luar bagian samping harus dibenahi juga untuk mencegah bocor dan lembab, serta menyelesaikan railing tangga mezzanine. Sesudah itu maka saya bisa mulai "menikmati" bulan madu saya dengan tanah air tercinta ini.

Karena bagian dalam rumah sudah selesai, maka hari ini saya mulai dengan deep cleaning. Seluruh rumah saya bersihkan sejak bangun tidur hingga malam hari. Tubuh renta ini sudah berteriak-teriak minta berhenti dan mulai dimanjakan hahaha.. Untuk pertama kalinya sejak berbulan-bulan saya dapat berjalan kaki kemana-mana di dalam rumah tanpa alas kaki. Rasanya nyaman sekali. Selama ini walau menggunakan alas kaki, jika kena basah sedikit saja, alas kaki saya langsung terlihat noda-noda dari debu bercampur air. Saya sangat tidak suka kaki kotor, kecuali memang sudah diniati begitu seperti saat berkebun. Nah karena semua lantai menjadi kinclong, saya bersihkan, bahkan noda-noda sisa cat sudah saya kerik hingga lantai bersih, saya sapu beberapa kali lalu saya pel beberapa kali jufa. Sekarang jika saya mau bisa berbaring di lantai tanpa takut menjadi kotor lagi.

Malam hari Nina dan saya ke supermarket untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Tubuh saya sebetulnya memohon untuk istirahat, tapi mungkin menghirup udara di luar rumah bisa sedikit menyegarkan sebagai selingan sesudah seharian hanya bergerilya di rumah.

"Setiap kesini aku selalu jadi kangen Kano." Kata saya ketika sedang parkir.

Tempat ini memang selalu dibuat heboh oleh Kano ketika dulu dia masih kecil. Hampir semua karyawan disini mengenal Kano. Ini supermarket kegemaran dia, karena dia bisa mencari hotwheel seenaknya. Ketika dia tidak menemukan yang dicari, Kano biasa langsung lari ke kasir dan bertanya apakah ada hotwheel yang belum dikeluarkan. Mbak yang bertugas biasanya langsung mengeluarkan doos besar dan Kano akan sibuk mencari yang dia suka sementara Nina dan saya berbelanja.

"Waaah Ibu dan bapak kemana saja? Sudah lama sekali tidak kelihatan." Sapa seorang bapak yang bekerja di situ ketika kami masuk sambil mendorong kereta.

"8 tahun. Kami ada di luar kota." Jawab Nina

Sementara itu ada beberapa orang mbak yang menyapa saya dan kami berbincang-bincang sejenak seelum kemudian mulai berbelanja. Tempat ini hampir tidak berbeda dengan 8 tahun yang lalu. Hanya produk-produk yang menggunakan pendingin yang dipindah dekat dinding, dulu ada di tengah dekat sayur mayur. Masih ada tempat daging dan seafood yang menawarkan jasa menggoreng dan memanggang ikan. Masih sama.

"Menarik sekali ya, karyawan-karyawan yang sama masih banyak yang tetap bekerja di sini. Dan mereka masih mengenali kita." Kata saya.

"Ya pasti ingat kita, emang ada berapa orang yang sering ke sini sambil bawa anak kecil yang nyerocos pake bahasa Inggris kemana-mana." Kata Nina.

Nah, jelas sudah sekarang kenapa setiap kali saya kesini langsung kangen Kano. Tempat ini memang mencatat banyak keseruan yang kami alami selama setidak-tidaknya bertahun-tahun. Kami tinggal di bandung selama 8 tahun sebelum pindah ke Fort Collins dan tinggal di sana 8 tahun pula. Berarti para karyawan ini sudah setidak-tidaknya bekerja selama 16 tahun! Mungkin mereka adalah orang-orang yang setia dan sangat menyukai tempat mereka bekerja. Tidak seperti saya, pekerjaan terlama yang pernah saya jalani ya di Fort Collins, hampir 8 tahun, selebihnya paling lama mungkin sekitar 6 tahun. Tapi ada satu hal yang hingga sekarang saya tekuni, yaitu menjadi suami selama beberapa puluh tahun dan menjadi ayah selama belasan tahun hahahah.. Kalau ini mah ya memang sudah kadung wkwkwk.

Foto credit: suara.com