AEs 697 Kejutan
joefelus
Friday April 21 2023, 1:47 AM
AEs 697 Kejutan

Saya memang berjanji untuk membantu menyiapkan pesta merayakan Lebaran di rumah sahabat saya, yang kebetulan adalah general manager dan sekaligus boss nya Kano. Jadi hari ini memang saya meninggalkan kantor sebelum pukul 4 dan akan clock out di Braiden, dining hall tempat sahabat saya itu bekerja. Sesudah itu kami akan pergi berbelanja bahan-bahan untuk memasak.

"Kano sudah cerita tentang apa yang terjadi hari ini?" Tanya sahabat saya itu.

"Engga, memang kenapa?" Tanya saya mulai tertarik.

"Tanya aja sendiri." Kata sahabat saya itu sambil senyum-senyum.

Saya langsung menuju station dimana Kano bekerja lalu bertanya apa yang telah terjadi hari ini. Anak laki-laki ini bukannya menjawab malah tertawa. Terlihat dengan jelas bahwa dia menyimpan sesuatu rahasia tapi sengaja menggoda saya dan tidak mau mengatakan apa-apa. Anak ini kumat bandelnya. Cocok sekali dengan sahabat saya dan teman-teman lain di Braiden, mereka memang banyak yang iseng dan jahil.

Menyerah, saya kembali lagi ke kantor sahabat saya yang kebetulan di situ juga ada asistennya, seorang manager yang juga teman saya. Mereka saling lepas tangan tanpa mau menjawab ketika saya tanya. Akhirnya karena penasaran saya pergi ke tempat lain dimana ada beberapa pekerja yang juga hampir semuanya teman-teman saya. Karena saya penasaran saya akan berusaha mengorek informasi dari mereka.

Seorang ibu-ibu yang sangat saya kenal mendekati saya dan bertanya,"Sempat khawatir tidak tentang Kano hari ini?"

Saya bingung. "Memang ada apa?" Tanya saya penasaran.

Ada seorang teman saya lainnya yang bergabung dan ikut ngobrol. "Dia interview tadi siang." Katanya.

"Haaaaa?" Kata saya terkejut. Kano memang tidak mengatakan apa-apa. Semalam saya bahkan bertanya pada dia apakah sudah menerima email untuk interview sebagai pegawai state classified (Pegawai negeri). Minggu kemarin memang ada lowongan dibuka untuk pegawai state classified sebagai production assistant, malah jika diterima dia akan mendapat bonus beberapa ribu dollar. Beberapa hari yang lalu memang sudah mendapat email dari pihak HR yang mengatakan bahwa Kano lolos seleksi pertama dan sudah memenuhi kriteria awal. Langkah kedua adalah interview. Nah sesudah interview nanti dan jika diterima dia akan mulai melakukan test fisik dan melengkapi berkas-berkas lalu resmi menjadi pegawai.

Terus terang saya tidak mampu berkata-kata ketika diberitahu teman-teman saya tadi bahwa Kano sudah interview. Ternyata sejak kemarin memang terjadi semacam konspirasi antara Kano dan teman-teman di tempat kerja untuk tidak memberitahu saya. General Manager Kano, sahabat saya, ternyata memberitahu Kano untuk interview secara lisan, tidak melalui email. Jadi memang Kano tidak membohongi saya ketika kemarin malam saya bertanya apakah dia sudah menerima email atau belum. Memang dia tidak menerima email tapi diberitahu untuk interview hari ini.

Interview di universitas ini memang agak unik. Walau mungkin jika dipikir pekerjaannya biasa saja, tapi dalam hal interview cenderung sangat resmi. Seperti saya dahulu ketika interview untuk pekerjaan saat ini, saya memakai jas dan dasi. Nah kesempatan dengan Kano ini juga ingin saya manfaatkan. Saya ingin melihat Kano mengenakan jas. Tapi dasar sahabat saya ini memang jahil, dia bersekongkol dengan Kano untuk tidak memberitahu saya. Bahkan Kano berangkat kerja seperti biasa, pakai jeans hitam, T-shirt hijau yang menjadi seragam dia dan memakai topi. Kano konon memang bertanya apakah dia harus berganti pakaian yang lebih resmi, ternyata panelis yang akan menginteriew dia mengatakan tidak perlu, jadi ya dia interview dengan pakaian seperti itu. Hahahaha

"For his first experience in an interview, he did very well." Kata Chavez, chef yang bertugas di Braiden. Dia juga menjadi salah seorang yang menginterview Kano.

"Salah satu alasan mengapa dia melamar untuk bekerja sebagai pegawai tetap di sini adalah untuk membuat orang tuanya bangga." Sambungnya lagi.

Saya langsung terharu. Saya memang sejak awal sudah bangga akan keuletan dia. Siapa sih yang pernah menyangka Kano mempunyai passion untuk bekerja di dapur? Selama ini dia tidak pernah mau terlibat di dapur bersama saya. Beberapa hari yang lalu malah saya mendengar sendiri komentar dari executive sous chef memuji-muji Kano langsung di depan saya:"Jo, how about grilled cheese? you don't want that? This is an awesome sandwich, and he is an expert!" Katanya. Saya mengutip apa yang dia katakan dengan menghilangkan kata-kata yang tidak pantas saya tulis di sini. Memang kata-kata kasar itu menjadi bahasa yang biasa diucapkan di dapur. Entah menagapa dapur selalu identik dengan kata-kata kasar hahaha.. Memang artinya kasar, tapi itu diucapkan dalam konotasi positif. Ya, saya sungguh bangga menjadi orang tuanya.

"Jenengan nanti kasih tahu Kano ya kalau saya mencatat semua interview. Kano berjanji bahwa dia akan melanjutkan pendidikannya sebagai salah satu alasan mengapa dia melamar pekerjaan ini. Saya akan tagih nanti." Kata sahabat saya ini.

Walau resminya baru nanti ketika HR menyetujui dan kano akan mendapat soft offer untuk posisi yang dia lamar, tapi sebetulnya Kano sudah diterima menjadi pegawai tetap. Berkasnya sudah dikirim ke HR lalu sesudah itu tinggal melengkapi persyaratan yang lain. Hmm.. Kalau dipikir-pikir dia sudah mampu melampaui bapaknya. Untuk menjadi pegawai state classified saya butuh waktu lumayan lama, hampir setengah tahun, sementara Kano baru bekerja kurang dari 3 bulan sudah diangkat jadi pegawai state classified. Anak ini memang luar biasa. Saya punya alasan untuk berbangga dan saya sungguh menikmati kejutan yang saya terima hari ini. Ini hari yang sangat baik!

Photo credit: tenor.com

Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Woah... Congrats buat Kano ya Joe. Selamat juga buat orangtuanya. 👍😊🙏
joefelus
@joefelus   3 years ago
Terima kasih, Kak!