AES 1377 Look Can Be Deceiving
joefelus
Thursday April 3 2025, 12:02 PM
AES 1377 Look Can Be Deceiving

"I write. I eat. I travel. And I'm hungry for more." - Anthony Bourdain

Semua yang saya kutip di atas adalah kata-kata ajaib yang saya dambakan. Saya senang menulis walaupun jauh dari hal-hal yang profesional. Sejauh ini menulis hanya karena merupakan salah satu kesenangan dan membantu saya untuk fokus pada hal-hal tertentu disamping juga mengabadikan hidup yang saya jalani. Makan, ini merupakan kegemaran entah sejak kapan. Saya rela pergi kemanapun jika sedang ingin makan sesuatu. Setidak-tidaknya itu yang saya yakini selama ini sudah saya lakukan. Travelling, ini juga kegemaran saya yang lain. Seandainya saja saya bisa terus berpergian dari satu tempat ke tempat lain lalu dikombinasikan dengan makanan dan tulisan, maka itu adalah sesuatu yang sangat ideal.

Seperti yang Anthony Bourdain katakan, menulis, makan dan travel, jika diperhatikan dari luar mungkin akan sangat menarik. Siapa yang tidak senang jalan-jalan dan makan? Kemungkinan hampir semua orang menyukai itu. Menulis mungkin lain lagi, tidak semua suka walau saya yakin banyak yang kepingin menulis, kepingin bisa menulis atau bahkan jadi penulis. Jika 3 hal itu digabungkan dan bisa dijadikan sebuah karir, menurut saya akan sangat luar biasa. Tapi sekali lagi itu hanya penampakan luar, belum tentu yang terlihat hebat dan keren itu menyenangkan. Buktinya Anthony pada tahun 2018 diketemukan tidak bernyawa dan diduga karena bunuh diri. Kalau 3 hal yang dia lakukan itu luar biasa kenapa dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri? Kita tidak akan pernah tahu alasannya.

Saya tidak mau judgemental, bukan tempat saya. Kita tidak pernah mengetahui apa yang ada di balik layar. Seperti misalnya musim dingin. saya sering cerita kepada teman-teman bahwa musim dingin itu tidak seasyik dan seindah yang terlihat. Teman-teman sering berkata bahwa saya orang yang beruntung dapat menikmati semua itu. Ada benarnya, tapi tidak selalu begitu. Penampakan tidak mewakili keseluruhan. Saya bisa menunjukkan yang indah-indahnya, tapi harus tahu bahwa untuk bisa keluar menunjukkan yang indah, saya harus menghadapi banyak tantangan terlebih dahulu. Bangun sebelum ada orang lain yang mendahului agar salju masih mulus, berpakaian rangkap, menembus suhu yang sangat dingin dan apalagi sebelum bisa pergi kemana-mana saya harus membersihkan kendaraan dalam kesakitan luar biasa karena udara dingin. Tidak menyenangkan membersihkan mobil yang sudah tertimbun salju beberapa inci! Menyakitkan. Tapi memang bonusnya adalah menikmati keindahan, hingga akhirnya tidak indah lagi karena salju yang cantik itu berubah menjadi lumpur yang sangat kotor.

4 tahun yang lalu di bulan Nopember, saya menulis tentang hal-hal kecil yang membuat saya bahagia. Buku, kopi, musik, harum makanan dan peralatan dapur. Sampai sekarang, kelima hal itu masih membuat saya bahagia. Diakhir tulisan itu saya katakan, sepertinya akan menyenangkan sekali jika saya memiliki toko yang isinya peralatan dapur yang unik dan artistik, racikan bumbu-bumbu kering yang saya ciptakan sendiri, buku-buku resep dan di salah satu sudut saya sediakan sebuah cafe kecil yang menyajikan kopi dan beberapa meja dan kursi untuk duduk-duduk membaca buku diiringi musik Jazz!  Nah ini sepertinya merangkum semua hal yang membuat saya bahagia: Buku, Musik, Kopi, dan peralatan masak!

Ide itu tidak jadi saya wujudkan karena saya ingat pengalaman jaman dahulu. Penampakan memang keren, saya punya cafe. Tapi dibelakangnya beda sekali. Sebelum cafe buka saya sudah banyak didatangi ormas-ormas yang mengajak "kerja sama" keamanan. Hitung saja ada berapa ormas yang ada di Bandung. Tidak hanya itu, saya didatangi juga petugas militer dengan tujuan yang sama. Dan... ini belum selesai, petugas pajak! Cafe belum beroperasi saya sudah dibingungkan dengan hal-hal semacam itu. Sulit berkonsentrasi jika harus berhadapan dengan rongrongan semacam itu. Ide yang sebelumnya menarik dan asyik, ternyata kenyataannya hanya membuat sakit kepala. Saya ingin bahagia, ingin bisa membaca buku, ingin kopi kapan saja, bermain dengan peralatan masak dan menikmati keharuman makanan, dan merenung diiringi musik jazz? Saya wujudkan, tapi dengan modifikasi. Bukan toko atau cafe, tapi di ciptakan dalam sanctuary saya sendiri! Yang pasti tidak akan didatangi ormas, petugas militer atau lebih parah lagi petugas pajak! Hahahaha.. Pada intinya yang terlihat indah, belum tentu kenyataannya demikian. Penampilan seringkali menipu!

Foto credit: istockphoto.com