AES #78 Kebun Kopi Gambung
Jose
Friday January 28 2022, 11:19 PM
AES #78 Kebun Kopi Gambung

Oke, jadi kemarin tanggal 26 Januari 2022, aku ke Gambung bersama KPB. Nah di tulisan kemarin aku janji untuk menulis hasil riset kemarin tentang kopi disana. 

Oke, aku riset bersama Linus dan Denzel langsung ke kebun kopi disana. Kebunnya tidak begitu jauh, tetapi sedikit hiking saja. Disana, ngobrol bersama Kak Leo dan Andy serta narasumber, seorang pengurus kebun disana, Pak Anwar. 

Jadi, inilah hasil riset kami. Di kebun terdapat 4 jenis pohon kopi, Tim-tim, Yellow Caturra, Ateng Coklat dan Ateng Super. Harga untuk semua beri kopi kecuali Yellow Caturra sama, Yellow Caturra lebih mahal seribu/kg. Sisanya sama karena mirip. Perbedaan antara Tim-tim dan Ateng adalah dari cabang dan bentuk beri. Cabang tin-tin lebih panjang dibandingkan Ateng. Perbedaan antara Ateng Coklat dan Ateng Super adalah bentuk berinya, Ateng Coklat lebih bulat dan Ateng Super lebih lonjong, jadinya lebih berat sedikit untuk Ateng Super.

Selain jenis pohon, kita juga wawancara tentang pengurusan pohon kopi. Dari awal, bibit pohon kopi didapatkan dari lab agar hasilnya bagus, biasanya pohon kopi yang sudah 8 tahun yang menghasilkan biji kopi yang bagus. Buah pohon kopi baru bisa dipanen saat pohon berusia 3 tahun. Butuh 8 bulan dari bunga sampai bisa panen. 

Pengurusan kopi yang rutin ada 3, ngored, nyirung dan pemupukan. Untuk ngored atau memotong tanaman liar sekitar dilakukan 2 kali dalam 1 tahun. Untuk nyirung atau membuang cabang pohon kopi yang tidak akan berbuah dilakukan 3 kali dalam 1 tahun. Dan untuk pemupukan dilakukan 2 kali dalam 1 tahun. Jika pohon terurus dengan baik, bisa berbuah dan bertahan selama 20-30 tahun. Untuk hama, pohon kopi jarang terkena hama. Terkena hama kalau saja musim kemaraunya lama menyebabkan hama wereng menyerang. Nah, jika hal ini terjadi, pohon di semprot dengan obat dan sabun. Obat untuk membunuh hama dan sabun untuk melunturkan kotoran hama. Sabun tidak berbahaya untuk pohon, saat hujan akan luntur juga.

Pohon yang subur dapat menghasilkan rata-rata 5 kg beri setiap pohonnya. 1 kg beri itu sekitar 400 buah beri. Untuk harganya, rata-rata rp 9000/kg.

Mungkin itu saja untuk sekarang. Pastinya bisa digali lagi tetapi terbatas waktunya. Bertemu di lain waktu!

Ima Rochmawati
@ima-rochmawati   4 years ago
Suatu hari aku pengen ke Gambung, kata Ibuku, uyut kami berasal dari Gambung ada daerah namanya Leuweung Datar.
You May Also Like