AES335 Menuliskan Pengantar Buku 8 AES
Andy Sutioso
Friday April 15 2022, 11:12 PM
AES335 Menuliskan Pengantar Buku 8 AES

Jum'at Agung, hari ini hari libur, saya tidak banyak melakukan apa-apa. Seharian tinggal di rumah, dan menuntaskan berbagai pekerjaan yang tertunda. Sejak sore tadi saya di depan komputer dan mengutak-atik sistem pencatatan transaksi dan laporan keuangan untuk Semi Palar Co-Op. Saya memang senang mengerjakan hal-hal seperti itu. Walaupun saya tidak punya background pendidikan di bidang keuangan - sejak dulu saya senang merancang sistem. Sewaktu kuliah saya merintis sebuah perusahaan bersama teman-teman - dan saya dipercaya menjadi orang yang mengelola keuangan perusahaan. Eniwei, saya bukan mau cerita tentang hal itu. 

Karena hari mulai larut malam, saya mengalihkan diri ke hal lain. Saya membuka-buka beberapa file buku AES yang masih dalam proses penyusunan. Buku ke 5 dan ke 6 akan segera dicetak dan akan bisa dibeli di Semi Palar Co-Op. Buku ke 7, 8 dan ke 9 segera tuntas juga disusun. Yang mau saya ceritakan. baru saja saya selesai menuliskan kata pengantar buat buku ke 8, Narasi Rico. Buat saya ini spesial, karena ini sesuatu yang tidak saya pernah saya perkirakan sebelumnya. Saya tidak pernah menduga bahwa saya akan menuliskan kata pengantar buat buku Rico - cuplikan dari kumpulan tulisannya yang malam ini sudah mencapai angka ke 323. Sebagai orangtua saya merasa sangat bangga dan juga bahagia, atas pencapaiannya, juga atas segala sesuatu yang dia tuliskan di dalam esai-esai pendeknya. 

Esai-esai Rico memang cukup banyak mengutip narasi-narasi dari berbagai tokoh. Beberapa yang lain adalah murni pemikiran dia. Esainya yang ke 311, When Is It Not Too Late - bukan lagi berupa Atomic Essay - menurut Rico tulisan itu mencapai 1700an lebih kata - bercerita tentang pemikirannya tentang Krisis Iklim (Climate Crisis). Tapi itu dia yang luar biasa - bahwa saya bisa mengenal Rico jauh lebih mendalam melalui ratusan tulisan yang dipostingnya hari demi hari di ruang ini. 

Dalam salah satu sesi Pendopo AES, Joe pernah bilang, kak Andy mestinya bahagia sekali bisa membaca tulisan-tulisan Rico. Ya betul, itu sangat saya rasakan. Banyak hal yang tidak bisa dibaca orang dari interaksi biasa sehari-hari. Karena menulis memang proses yang lebih mendalam daripada media komunikasi lainnya. Membaca tulisan teman-teman penulis saja membuat saya happy - apalagi seseorang yang dekat dengan saya. Sejalan dengan terbitnya buku-buku AES - mudah-mudahan lebih banyak warga Smipa yang terdorong untuk menulis - karena seperti yang banyak diceritakan di sini, menulis itu sangat membahagiakan kok. Seperti halnya saya menuliskan ini sambil tersenyum 😊. Jadi... sebagai penutup, salam bahagia buat semua.