Hari Bumi, 22 April 2022 jadi hari istimewa buat Semi Palar karena setelah dua tahun tidak berkesempatan untuk ngariung, ngumpul bersama secara lengkap, d hari terakhir sebelum libur lebaran tahun ini bisa punya kesempatan lagi untuk berkumpul dalam kegiatan Buka Bersama Smipa. Kesempatan ini cukup spesial karena di TP17 ini, tim Semi Palar merintis dua unit kegiatan baru, Smipa Disada (unit pelatihan Semi Palar) juga Semi Palar Co-Op. Tentunya ini sangat menggembirakan bahwa situasi pandemi yang berjalan lebih dari dua tahun justru memberi ruang bagi Semi Palar untuk berkembang dan merintis hal-hal baru.
Hadir juga rekan-rekan pengurus Yayasan Pendidikan Semi Palar. Ada mas Ipong dan Santi, juga ibu Peter yang selama ini menaungi Semi Palar sampai hari ini. Sayangnya kang Aat tidak bisa hadir. Tidak terasa sudah 17 tahun Semi Palar berjalan terhitung sejak dipilihnya nama Semi Palar sebagai identitas yang kita bawa sampai hari ini. Tumbuh Menjadi Harapan ternyata bukan hanya nama, secara harfiah nama ini terus menjadi spirit bagi kita semua yang berkegiatan di dalamnya, bertumbuh menjadi harapan. Semi Palar sudah meluluskan 3 angkatan KPB melalui proses di Rumah Belajar. Konsep-konsep yang diterapkan sedikit-sedikit mulai dibagikan kepada lembaga pendidikan yang ingin menerapkan konsep-konsep pendidikan holistik. Di sisi lain, Semi Palar mulai bertransformasi dari Pendidikan Holistik ke Kehidupan Holistik melalui Semi Palar Co-Op - yang formalnya akan dinamai Koperasi Sauyunan Semi Palar. Belajar, Berbagi dan Hidupi.
Ada yang istimewa juga dalam kesempatan ini bahwa alumni - angkatan pertama Semi Palar lah yang menceritakan tentang Semi Palar Co-Op kepada tim Smipa yang hadir. Rico mewakili tim pengurus Semi Palar Co-Op memberikan gambaran lebih jauh tentang apa dan bagaimana koperasi Semi Palar dirancang dan sedang diwujudkan di atas prinsip-prinsip koperasi yang memang holistik. Kalau direfleksikan, sudah jauh ya perjalanan kita bersama. Lebih jauh, tiga pilar di atas ini akan memperkuat eksistensi Semi Palar dan menjadi komponen perubahan di masyarakat menuju ke kebaikan yang kita sama-sama harapkan.
Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk secara simbolis membagikan Sertifikat Kepemilikan Kebun Kopi Kolektif yang dikelola Koperasi Semi Palar. Apresiasi diberikan kepada anggota tim Smipa yang sudah berkontribusi banyak kepada Rumah Belajar Semi Palar. Rencananya untuk tahap awal ini ada 40 unit kebun kopi yang akan disampaikan kepada tim Smipa yang sudah melampaui lima tahun masa baktinya di Semi Palar - baik yang masih berkiprah di Semi Palar maupun yang sudah tidak lagi aktif di Semi Palar. Masih ada 20 unit kebun kopi yang akan ditawarkan kepada warga Semi Palar yang berminat untuk menjadi pemilik bersama kebun kopi ini.
Saya menuliskan esai ini dengan segala rasa syukur dan juga penuh harapan untuk perjalanan ke masa depan. Semoga apa yang terasa di pendopo Semi Palar yang sudah belasan tahun menaungi berbagai kegiatan kolektif di Semi Palar juga terus menumbuhkan harapan akan perubahan dan segala kebaikan yang bisa kita wujudkan bersama.