Sekitar seminggu lalu saya mengirimkan posting saya yang berjudul Kita Tidak Punya Waktu Tersisa kepada teman saya Irwin Ponco yang berdomisili di Bali. Kenapa saya kirimkan posting ini kepada Irwin, karena saya teringat bahwa setelah melepaskan berbagai kegiatan kerja yang dulu di korporasi, sekarang ini Irwin lebih banyak beraktivitas dengan tujuan membangun kesadaran, raising awareness seperti judul tulisan ini.
Tidak lama saya membaca balasan WA dari Irwin - dan saya kutip balasan WA Irwin di sini :
Baca tentang ini saya sampai merinding ya. Menakutkan..tapi jadi mengingatkan diri sendiri juga untuk tidak melakukan sesuatu based on fear tapi based on love.
Jawaban Irwin sangat menarik buat saya - juga mengingatkan saya tentang satu hal penting yaitu tarik-tarikan antara fear dan love. Saya bersepakat dengan Irwin.
Di sisi lain sejauh pengalaman saya selama ini, kebanyakan dari kita juga lebih suka dengan ketidak-tahuan atau kalaupun tahu, memilih untuk tidak peduli. Ada ungkapan ignorance is bliss. Ya betul, kalau kita tidak tau, kita lebih tenang. Kalau kita berhadapan dengan bahaya yang di depan mata, barulah kita panik kebingungan.
Saat ini kita bicara tentang krisis iklim, tentang rusaknya lingkungan, tentang hancurnya tempat hidup kita. Keseimbangan iklim yang kita nikmati ini sedang terganggu - sangat terganggu karena segala sesuatu yang dilakukan manusia. Tulisan pendek saya yang saya kirimkan ke berbagai grup WA, hanya 1-2 orang saja yang meluangkan waktu untuk membacanya. Ada yang berkomentar pendek - lalu sudah beralih lagi ke kesibukan mereka.
Bagi saya ini menakutkan juga - karena kita berhadapan dengan kerusakan yang kemungkinan tidak bisa diperbaiki dalam waktu yang singkat. Climate Clock berjalan terus mengurangi detik demi detik kesempatan kita untuk melakukan sesuatu, sekecil apapun yang kita bisa.
Tapi di titik ini saya juga masih kebingungan bagaimana kita bisa membangunkan kesadaran mulai dari orang-orang yang kita cintai. Saya bukan orang yang paranoid - kalau orang-orang yang saya kenal punya pemahaman akan gentingnya situasi karena mengetahui berbagai hal yang terjadi di berbagai tempat di muka bumi ini, saya pikir kesadaran untuk melakukan sesuatu akan tumbuh juga. Dan kesadaran inilah yang akan menjadi pendorong bagi kita untuk melakukan sesuatu. Bagaimanapun, saya akan terus mencari cara - sejauh yang saya bisa untuk melakukan hal ini, membangkitkan kesadaran. Salam