AES542 Small Things Matter
Andy Sutioso
Sunday July 9 2023, 11:29 AM
AES542 Small Things Matter

Saya mau menulis tentang hal-hal kecil. Karena baru selesai bersepeda, saya mulai dari soal bersepeda. 

Buat yang suka bersepeda cukup serius, ukuran sepeda, pilihan komponen dan setelan berbagai komponen punya pengaruh yang cukup besar. Kenapa? Soalnya bersepeda itu sangat mengandalkan kekuatan pegowesnya. Jadi kalau bersepeda cukup sering, jarak jauh, medan cukup berat, semakin terasalah pengaruh dari pilihan komponen, berbagai setelan dan ukuran sepeda yang dipakai. 

Setelah beberapa waktu bersepeda saya jadi tahu bahwa ukuran tinggi sadel, tinggi rendah dan panjang pendek stem dan komponen lain pengaruhnya banyak banget ke kenyamanan kita bersepeda. Contoh lain, sudut tuas rem juga perlu disesuaikan kalo ga tangan kita akan mudah lelah kalau sudutnya ga pas. Tinggi sadel juga sama. Terlalu rendah 1-2 cm akan berpengaruh terhadap stamina gowes kita. Kita akan lebih gampang cape.

Apalagi kalau sudah levelan atlit, mencari ukuran sepeda, geometrinya seperti apa ada alat ukurnya sendiri. Jasa mengukur ini juga mahal banget. Otomatis sepedanya juga makin mahal karena disesuaikan dengan ukuran dan postur pegowesnya. Sepeda dan komponen jadi makin mahal karena faktor ini. Semuanya jadi adjustable atau bisa disetel di sana sini. Sudutnya, jaraknya dll. Micro adjustments. Hal-hal kecil yang perlu disesuaikan dengan diri kita. 

Saya ingin mengaitkan dengan kehidupan kita sehari-hari. Hal-hal kecil itu penting banget. Small things matter, dan ini berlaku di dalam banyak hal.

Waktu belajar meditasi lebih serius, posisi kita duduk bersila, postur tubuh kita, sangat besar pengaruhnya karena kita perlu mencari posisi terbaik supaya aliran enerji dalam tubuh kita mengalir maksimal. Perlu waktu dan praktik meditasi yang berulang dan konsisten sampai di suatu titik ketemu posisi yang paling pas dan dampaknya maksimal buat kita.

Mungkin kalo di dunia musik ini namanya nyetem ya. Tuning. Supaya nadanya pas dari senar ke senar, misalnya untuk alat musik berdawai. Prinsipnya sama, micro adjustments. Kalau kita nyanyi bareng dalam paduan suara, kita perlu menyesuaikan nada suara kita supaya secara bersama suara kita harmonis dan lagu tidak jadi sumbang. 

Sama juga dengan membangun pola hidup ramah lingkungan. Ini ga mudah. Dan perlu mulai dari hal hal kecil. Konsisten dan dari situ kita bisa mulaibmelakukan perubahan perubahan kecil lainnya. Karenanya perlu waktu. Karenanya di Smipa gerakan ini disebut MDK (Mulai Dari yang Kecil).

Menjelang pandemi Semi Palar baru saja selesai membangun Fasipisa. Kita mencoba gerakan olah sampah setiap.hari Jumat setelah Jabawaskita. Belum lama berjalan kita berhadapan dengan pandemi. Jadi kita harus mulai lagi dari awal karena momentumnya sudah hilang. Tapi ga apa. Ini dinamika dan prosesnya. Mari kita gulirkan lagi.

Masalahnya muncul karena hal hal seperti ini adalah hal kecil, jadi keliatannya ga penting. Nah persepsi ini sering muncul di pikiran kita tentang berbagai hal. Padahal hal-hal kecil inilah kuncinya. 

Akan saya sambung di tulisan berikutnya. Salam.